
SALAH satu politisi perempuan yang tampil sebagai juru kampanye Freddy Thie-Hasbulla Furuada (TERKABUL), Ruthviani Asnat Bless mengatakan, jikalau menginginkan perubahan, menangkan pasangan Terkabul pada 9 Desember 2020. Untuk memenangkannya, semua harus kerja keras.
“Tapi kita yang mau perubahan harus bergerak. Perubahan itu perlu kerja keras, tidak bisa duduk-duduk saja. Kita semua harus menjadi ketua tim dalam keluarga atau lingkungan masing-masing untuk memenangkan Terkabul,” ungkapnya pada kampanye terbuka paslon Terkabul di RT Mambruk Kebun Kelapa.
Dikatakan, perubahan yang dimaksud bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagaimana pelayanan pemerintahan benar-benar nyata menyentuh kepentingan masyarakat melalui program-program yang ditawarkan.
“Kemarin 10 tahun kita dapat tipu. Pastikan sekarang jangan dapat tipu lagi. Perubahan harga mati, tanggal 9 Desember harus coblos nomor 1,” ungkapnya membakar semangat para pendukung dan simpatisan.
Anggota DPRD Kaimana dari Partai Gerindra ini juga mengajak masyarakat Kaimana agar tidak melupakan sejarah. Sejarah tentang Freddy Thie yang lahir dan besar di Kaimana dan orangtuanya yang sudah banyak melakukan hal baik bagi masyarakat Kaimana.
“Ada pepatah mengatakan kalau mau perubahan jangan lupa sejarah, kacang jangan lupa kulit. Saat masih kecil saya ingat sekali, toko yang biasa kita pergi cuma dua yaitu Toko Anggrek dan Toko Senja. Saya mau bilang, orangtua yang sudah menabur kebaikan di negeri ini, anak cucunya akan menuai keberhasilan, karena negeri ini sudah tahu apa yang orangtuanya perbuat. Sejarah juga mencatat, dulu yang jadi tukang di Kaimana cuma orang Key. Jadi jangan lupa sejarah, pastikan 9 Desember Terkabul menang,” ujarnya. |DAR|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik