
KAIMANANEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kaimana menetapkan pelaksanaan debat publik atau debat terbuka Pilkada Kaimana sebanyak dua kali yakni 2 November 2024 dan 16 November 2024.
Pelaksanaan debat akan melibatkan panelis dari kalangan akademisi yakni sejumlah pakar dari Universitas Papua (Unipa) Manokwari dan antropolog dari Universitas Cenderawasih (Uncen), serta dari Kementerian Dalam Negeri.
Ketua KPU Kaimana, Candra Kirana mengatakan, untuk mensukseskan pelaksanaan debat, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah calon panelis, diantaranya Prof. Dedi Iskandar Inan, MS,P.Hd daru Unipa, Prof. Danang dari Kementerian Dalam Negeri, Dosen Antropologi dari Uncen dan sedang melobi Dr. Ir. Agus Sumule dari Unipa.
Sejumlah pakar yang akan masuk dalam tim panelis ini lanjut Candra, akan menyiapkan materi debat dengan topik yang akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
“Materi debat berupa pertanyaan dan lain akan disusun panelis. Panelis sendiri semua dari kalangan akademisi, ada pakar antropologi dari Uncen, sementara dari Unipa Prof Inan dan kami sementara melobi Dr. Agus Sumule beliau merupakan perumus dan penyusun UU Otsus. Ada juga Prof Danang dari Kemendagri,” ungkap Candra di Grand Papua Hotel, Rabu (9/10/2024).
Dijelaskan, debat pertama dan kedua akan dilaksanakan di Kaimana sesuai petunjuk KPU Provinsi Papua Barat, dengan alternatif lokasi Gedung Olahraga (GOR) di Jalan Utarom Bantemi atau Gedung Pertemuan Kaimana di Krooy.
“Lokasinya kita lihat hasil debat Pilgub, kalau jadi berarti GOR, kemungkinan kedua gedung pertemuan Krooy tapi kan masih dipakai untuk tes CPNS. Dua kali debat ini diselenggarakan di Kaimana. Kita memang sempat rencanakan di tv nasional di Jakarta, tetapi oleh provinsi semua diganti. Jadi kita rubah SK, kita buat semua di Kaimana. Masukan dari teman-teman LO juga, maunya di Kaimana biar lebih meriah katanya. KPU Kaimana pada prinsipnya siap,” pungkas Candra. |isw|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik