Home / Berita Utama / GKPB MDC Kaimana Gelar ‘Clean Up Day dan Tanam Mangrove’ Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

GKPB MDC Kaimana Gelar ‘Clean Up Day dan Tanam Mangrove’ Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (6/6/2025) Gereja Kristen Perjanjian Baru Masa Depan Cerah (GKPB MDC) Kabupaten Kaimana melaksanakan Clean Up Day (hari bersih-bersih) dan tanam pohon mangrove disepanjang pantai Bantemin.

Ketua Vibrant Men Ministry (VMM) GKPB MDC Kabupaten Kaimana, Binsar Sitanggang mengatakan, clean up day bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian Jemaat Gereja terhadap lingkungan sekitar, dimana kepekaan manusia terhadap alam sekitar mulai memudar seiring perkembangan zaman.

Baca Juga:  Kapolda Papua Barat Letak Batu Pertama Pembangunan Kantor Bhayangkari Kaimana

Kegiatan ini sesuai dengan program dan agenda kerja wadah pelayanan pria atau Vibrant Men Ministry GKPB MDC Kabupaten Kaimana.

“Agenda kerja di bulan Juni ini yakni MDC Clean Up Day dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia,” terang Binsar.

Di tempat yang sama, Koordinator DPJ GKPB MDC Kaimana, Pendeta Elifas Baulu juga menambahkan, selain bersih-bersih, pihaknya juga melakukan penanaman mangrove sebanyak 55 pohon.

Baca Juga:  DPRK Minta Pelni Kaimana Siapkan Kapal Pengganti dan Tambah Rute Pelayaran Menuju Manokwari Hingga Jayapura

Penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk melindungi pantai dari abrasi, gelombang dan sangat penting untuk keberlanjutan ekosistem di pesisir pantai seperti ikan dan beberapa spesies lainnya.

“Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi, ayo menanam pohon mangrove,” ajaknya.

Dalam aksi tersebut, anggota jemaat GKPB MDC Kaimana dan berhasil mengumpulkan 20 katong sampah. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kaimana dan Fakfak Wakili Papua Barat dalam Event Penilaian IPD Kemenkomdigi  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kaimana dan Fakfak menjadi Kabupaten yang terpilih mewakili Provinsi Papua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *