
KAIMANANEWS.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana kembali melakukan panen padi ladang di lahan percontohan milik dinas, Kamis (31/7/2025).
Panen padi ladang dilakukan di atas lahan seluas seperempat hektar yang telah ditanami selama kurang lebih tiga bulan lamanya, dengan hasil panen diperkirakan mencapai 300 hingga 500 kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Alexander Furay menjelaskan, bahwa padi ladang yang dipanen tersebut merupakan jenis Impari, yang benihnya berasal dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua barat.
“Padi ini kita tanam sekitar tiga bulan lamanya, dan hasilnya cukup memuaskan. Ini adalah bagian dari program kami untuk tahun 2025, yaitu penanaman padi ladang,” jelas Alexander kepada awak Media disela kegiatan panen.
Menurutnya, uji coba ini membuktikan bahwa menanam padi di ladang dengan lahan terbatas tetap bisa menghasilkan panen yang baik dan dapat menopang kebutuhan pangan keluarga.
“Diperkirakan hasil panennya antara 300 hingga 500 kilogram. Meski lahannya tidak luas, tetapi ini bisa menjadi sumber ketahanan pangan keluarga,” tambahnya.
Ia mengatakan, program ini diharapkan bisa memberikan contoh langsung kepada masyarakat bahwa bertani padi ladang bukanlah hal yang sulit. Dengan perawatan yang baik dan bibit unggul, masyarakat di kampung-kampung pun bisa menerapkannya.
Alexander juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keberhasilan uji coba ini dengan mengembangkan program padi ladang di sejumlah kampung di Kabupaten Kaimana.
“Tujuannya agar masyarakat bisa lebih mandiri dalam menyediakan kebutuhan pangan mereka sendiri, serta mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik