
KAIMANANEWS.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin Sirfefa, SKM., M.M mengajak jajaran kesehatan untuk bersama-sama mensukseskan misi pembangunan Kabupaten Kaimana di bidang kesehatan.
Pembangunan bidang kesehatan dimaksud lanjut Arifin, terdapat pada misi pertama pemerintahan Bupati Hasan Achmad dan Wakil Bupati Isak Waryensi, yakni peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia.
“Misi pertama ini adalah tugas dari jajaran kesehatan untuk bagaimana bisa meningkatkan produktivitas sumber daya manusia melalui pelayanan di bidang kesehatan,” ujarnya saat membuka pelatihan Pelayanan Antenatal Care, Persalinan Nifas dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi para bidan di Grand Papua Hotel Kaimana, Senin (4/8/2025).

Ia mengajak jajarannya, untuk mempelajari dan menjadikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten maupun Provinsi sebagai tolak ukur dalam mencapai target pembangunan khususnya di bidang kesehatan.
“Bisa dilihat indikator-indikatornya apa saja sesuai dengan SPM (standar pelayanan minimal) bidang kesehatan. Melalui pelatihan ini saya berharap peserta bisa tahu apa itu RPJMN, RPJMD dan Renstra. Jadikan itu sebagai dasar dalam pelayanan kesehatan karena disitu sudah ada indikator dan target pencapaiannya,” terang Arifin.
Berkaitan dengan pelatihan Pelayanan Antenatal Care, Persalinan Nifas dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) ini, Kadis Arifin secara khusus berharap agar melalui pelatihan ini, pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Kaimana bisa lebih ditingkatkan, serta angka kematian ibu dan anak maupun stunting, juga bisa ditekan. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik