
KAIMANANEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas petugas pada 4 Puskesmas dalam rangka perluasan layanan PDP (Perawatan Dukungan dan Pengobatan) bagi Orang Dengan HIV/AIDS, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini melibatkan 20 petugas kesehatan yang berasal dari Puskesmas Waho, Puskemas Lobo, Puskesmas Tanusan dan Puskesmas Tairi yang masing-masing berjumlah 5 orang.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM., M.M pada pembukaan kegiatan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Puskesmas melakukan PDP mandiri terhadap Orang Dengan HIV/AIDS secara lebih komprehensif dan berkesinambungan.
Jubair mengatakan, melalui peningkatan kapasitas petugas ini, diharapkan kedepan Orang Dengan HIV/AIDS sudah bisa ditangani di tingkat Puskesmas atau kampung, dan tidak lagi harus ke kota dengan biaya transportasi tinggi seperti yang terjadi selama ini.

“Sebenarnya kami ingin melatih semua Puskesmas, tetapi beberapa Puskemas masih kekurangan sumber daya. Karena PDP mandiri ini minimal harus ada tenaga dokter, tenaga laboratorium, tenaga farmasi dan tenaga RR atau Recording dan Reporting (Pencatatan dan Pelaporan). Jadi kalau empat ini ada di Puskesmas maka kami siap melatih,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, selama ini PDP Mandiri untuk layanan HIV di Kabupaten Kaimana baru ada dua yakni RSUD dan Puskesmas Kaimana, sehingga dengan penambahan 4 Puskesmas diharapkan pelayanan bisa lebih optimal.
“Kita ketahui PDP Mandiri ini baru dua saja di Kaimana yaitu di RSUD dan Puskesmas Kaimana. Dengan menambah empat layanan ini, kita berharap mereka bisa melayani pasien-pasien HIV sehingga tidak hanya bertumpuh ke RSUD dan Puskemas Kaimana,” ujarnya.
Kegiatan hanya berlangsung sehari, untuk peningkatan kapasitas. “Kegiatan hanya satu hari, karena mereka ini sebelumnya sudah dibekali. Fasilitatornya 5 orang dari RSUD Kaimana,” ungkap Jubair. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik