Home / Berita Utama / Pro Kontra Maxim, Bupati Ajak Pelaku Transportasi di Kaimana Menyesuaikan Diri

Pro Kontra Maxim, Bupati Ajak Pelaku Transportasi di Kaimana Menyesuaikan Diri

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kehadiran transportasi online melalui aplikasi Maxim di Kabupaten Kaimana menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat, hingga penolakan dari para pelaku transportasi lokal yang selama ini beroperasi secara manual.

Menanggapi masalah ini, Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si mengatakan, kehadiran Maxim tentu saja  menimbulkan pro dan kontra. Namun disisi lain, Bupati mengajak masyarakat untuk melihat dan mempertimbangkan kemudahan-kemudahan didalam memperoleh pelayanan yang disediakannya.

“Kita mau tidak mau harus menerima perkembangan teknologi serupa ini. Kehadiran Maxim tentu saja ada pro dan kontra, tetapi kita akan lihat nanti seberapa besar maxim itu memberi manfaat yang optimal bagi masyarakat. Kemudahan-kemudahan didalam memperoleh pelayanan dan sebagainya itu perlu juga dipertimbangkan,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Pangdam XVIII/Kasuari Tinjau Lokasi Kunker KASAD di Aiduma

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Kaimana ini secara khusus mengajak para pelaku transportasi di Kabupaten Kaimana untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, yang menawarkan berbagai kemudahan bagi masyarakat  melalui aplikasi.

“Tentu saja kita berharap bahwa semua pelaku transportasi di Kaimana bisa secara cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada dewasa ini,” ajak Bupati Kaimana.

Dijelaskan, Maxim merupakan layanan transportasi online berbasis aplikasi yang perizinan pengoperasiannya menjadi kewenangan lintas pemerintah. Pemerintah Daerah dalam hal ini lanjut Bupati, hanya menerima dan memfasilitasi, dengan harapan Maxim bisa memberi manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Baca Juga:  Sampel Ikan Kaimana Masih Antri di Lab Jakarta

“Ini kewenangan bukan pada pemerintah daerah, ini kewenangan yang bersifat lintas pemerintah. Jadi begitu ditetapkan bahwa hal serupa itu ada maka itu kita terima. Jadi bukan perizinannya dari pemerintah daerah. Kita cuma mencoba nanti memfasilitasi supaya maxim ini bisa memberi manfaat yang optimal,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan, bahwa penyuluhan perlu dilakukan untuk melihat manfaat dari kehadiran Maxim itu sendiri. “Tentu saja perlu melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat untuk melihat manfaat dan mudarat dari kehadiran Maxim di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. |isw| 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Hasan Lepas Tim Pesparawi Kaimana Menuju Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si, Rabu (10/6/2026) secara resmi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *