
KAIMANANEWS.COM – Ketua Dewan Adat Kaimana (DAK), Lewi Oruw dalam sambutannya pada acara puncak HUT Kabupaten Kaimana ke-23, Sabtu (25/4/2026) menyinggung agar dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diberikan pemerintah pusat untuk Papua dibagikan langsung kepada masyarakat.
Ia mengatakan, dalam beberapa kali pertemuan dengan BP3OKP (Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua), pihaknya selalu menyarankan hal yang sama, agar dana Otsus dibagikan langsung kepada masyarakat.
“Saya dalam beberapa kali pertemuan dengan BP3OKP menyampaikan bahwa dana otonomi khusus itu bagi langsung kepada masyarakat, diserahkan secara tunai supaya masyarakat Papua itu punya penghasilan dan pendapatan tetap. Mereka bisa hidup dan menikmati otonomi khusus,” ungkapnya.
Dikatakan, dana otonomi khusus jangan dijadikan proyek atau digunakan untuk membiayai kegiatan fisik yang pada akhirnya habis tanpa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dana Otsus jangan kita jadikan proyek, jangan kita gunakan untuk membiayai program kegiatan yang ujung-ujungnya uang itu habis tidak sampai kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini kami sampaikan sehingga ini dapat menjadi perhatian,” ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Kaimana ini.
Sebelumnya, Kaimana News.Com pernah melansir, salah satu tokoh masyarakat asal Teluk Arguni, James Richard Furima juga meminta hal yang sama. Ia menyarankan agar dana Otonomi Khusus dibagikan langsung kepada masyarakat untuk kebutuhan biaya pendidikan, kesehatan dan lainnya, dan tidak digunakan untuk membiayai kegiatan fisik. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik