Home / Berita Utama / Pameran Kerajinan dan Bazar Kuliner Semarakkan PenSi SMANSA Kaimana

Pameran Kerajinan dan Bazar Kuliner Semarakkan PenSi SMANSA Kaimana

Bagikan Artikel ini:

SMA Negeri 1 (SMANSA) Kaimana kembali menggelar Pentas Seni, Sabtu (14/12/2019). Namun kali ini, kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun ini, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pentas seni dipadu dengan pameran kerajinan serta bazar kuliner yang juga merupakan hasil karya siswa-siswa.

Kegiatan yang bertujuan untuk membangun karakter dan menumbuhkan minat bakat, serta jiwa kewirausahaan para peserta didik yang dilaksanakan di halaman sekolah SMA Negeri I Kaimana ini, dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd.

Pantauan kaimananews.com, ratusan warga tampak memadati kegiatan pentas seni yang dipadu pameran kerajinan dan bazar kuliner SMANSA Kaimana ini. Tampak 14 unit stand pameran mengitari panggung pentas seni. Turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan ini komite sekolah yang diketuai Ny. Rudi Imbir, serta para orangtua/wali murid.

Dalam kegiatan ini, beraneka ragam karya siswa-siswi dipamerkan. Selain menunjukkan kepiawaian dalam berseni tari, siswa-siswi juga memamerkan kemampuan menciptakan produk-produk perhiasan yang sebagian besar bernuasa lokal, serta aneka makanan yang pada umumnya berbahan dasar lokal. Dan yang paling menarik di ajang pentas seni kali ini adalah peragaan busana berbahan dasar plastik, karung dan koran bekas.

Kepala SMAN I Kaimana, Yosafat Lamawuran, S.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari proses belajar mengajar, pembiasaan-pembiasaan ekstra kurikuler dan kegiatan lainnya yang bersifat positif.

Baca Juga:  Diusulkan 493, Jadwal Pendaftaran PPPK Guru Menunggu Konfirmasi BKPSDM

Salah satunya lanjut dia adalah; melalui kegiatan pentas seni, pameran kerajinan serta bazar hasil karya siswa-siswi. Dikatakan, pentas seni hadir sebagai ajang untuk menumbuhkan bakat dan minat peserta didik, sekaligus membangkitkan rasa cinta pada budaya lokal atau budaya sendiri ditengah isu globalisasi dan modernisasi dewasa ini. Siswa-siswi lanjutnya, boleh mengikuti perkembangan zaman, tanpa harus kehilangan jati diri.

Pentas seni yang dipadu pameran kerajinan dan kuliner ini juga bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan berwirausaha bagi peserta didik, agar mereka memiliki jiwa kewirausahaan, yang kedepan diyakini akan membantu peserta didik memiliki kemampuan dalam bekerja dan semangat serta motivasi dalam mengembangkan usaha.

“Inilah yang mendorong kami untuk menjadikan pantas seni, pameran dan bazar hasil karya siswa-siswi sebagai program tahunan. Pentas seni ini merupakan ajang pembentukan karakter peserta didik, agar mereka tidak saling membeda-bedakan atau mengkotak-kotakkan diri ditengah isu diskriminasi dan fanatisme etnis, agama dan suku yang sementara ini santer terdengar,” ujarnya.

Sementara Asisten I Setda Kaimana, Luther Rumpumbo mengawali sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada guru dan siswa SMA Negeri I Kaimana yang telah menggagas kegiatan Pentas Seni menjadi kegiatan rutin tahunan. Luther bangga, karena Pensi kali ini mengalami peningkatan gagasan/ide, melalui penambahan dua jenis kegiatan yakni pameran kerajinan dan bazar.

Baca Juga:  Masuki Pekan Suci Paskah, Umat Katolik Kaimana Rayakan Minggu Palem  

“Ini merupakan sebuah kemajuan yang sangat luar biasa. Dulu sekitar tahun 87-an, sekolah ini dijuluki kulit bawang, arti kasarnya orang tidak terlalu percaya dengan sekolah ini. Tetapi seiring waktu berjalan, pada tahun 90-an, dalam sebuah kegiatan Natal Bersama, kami mengajak masyarakat pada saat itu, untuk sama-sama membuang imeg kulit bawang itu. Dan terbukti, hari ini SMA Negeri menjadi The Best di Kaimana,” ungkap Mantan Kepsek SMAN I ini.

Busana berbahan dasar plastik, karung dan koran bekas

Diakui, pentas seni, pameran dan bazar yang digelar ini, merupakan gagasan positif yang bisa membentuk siswa-siswi menjadi lebih kreatif, inovatif dan mandiri. “Artinya punya pengalaman, serta ada nilai tambah bagi anak-anak yang menguntungkan bagi anak-anak dalam rangka membantu diri sendiri,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Luther mengajak para guru untuk terus membangun kerjasama yang baik dan saling memberikan dukungan terhadap satu sama lain, terutama dalam mengimplementasikan kebijakan sekolah. Luther juga mengajak siswa-siswi, agar terus giat belajar karena kesuksesan di masa depan ada ditangan masing-masing. |ANT|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Wabup Kaimana Isak Waryensi Resmikan Menara Lonceng GKI Jemaat Maranatha Yarona

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, S.Tr, Minggu (24/5/2026) meresmikan Menara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *