
MENGHADAPI pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, 9 Desember 2020, Kepolisian Resor Kaimana, menggelar doa bersama demi kelancaran dan keamanan pelaksanaan tahapan Pemilukada.
Doa bersama yang diselenggarakan di Halaman Apel Polres Kaimana, Kamis (10/9/2020) ini, masing-masing dipimpin oleh tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik dan Hindu.
Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P. Manurung, SIK dalam sambutannya mengatakan, doa bersama ini digelar sebagai ungkapan syukur, karena selama tahapan Pilkada yang telah berlangsung, tidak ada hal-hal anarkis yang terjadi ditengah masyarakat.
“Kita patut bersyukur karena sejak awal proses tahapan Pilkada hingga saat ini, tidak ada hal-hal anarkis yang terjadi ditengah pendukung pasangan calon. Kita juga bersyukur atas keselamatan kita dalam mengkawal semua tahapan yang sudah berlangsung,” ujar Kapolres.
Dikatakan, doa bersama ini juga digelar untuk menyambut tahapan Pilkada berikutnya hingga penetapan calon terpilih. Pilkada lanjut Kapolres, merupakan hajatan nasional, sehingga keselamatan aparat keamanan perlu mendapat perhatian.
“Sebagai makhluk yang percaya kepada Tuhan sudah sepantasnya diutamakan doa sebelum kita melaksanakan kegiatan,” ungkapnya sembari mengingatkan jajaranya, agar dalam melaksanakan pengamanan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Lebih jauh Kapolres juga jelaskan, dalam tahapan Pilkada yang telah berlangsung, sudah ada sekitar 56 kepala daerah yang ditegur oleh Pemerintah Pusat karena terjadi pengumpulan masa dalam jumlah besar.
Hal ini lanjutnya, menjadi catatan tersendiri bagi pihak Kepolisian dalam mengamakankan Pilkada 2020. “Saya harap kita dapat mengawal Pilkada tahun ini dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan diri kita sendiri untuk mencegah Covid 19,” tutup Kapolres.
|Penulis: David-Rahangiar|Editor: Isabela Wisang|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik