


MENGANTISIPASI lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru (Nabaru), PT. Pelni menambah rute pelayaran untuk dua unit kapal yakni KM Nggapulu dan KM Tidar. Sementara KM Tatamailau tetap berjalan sesuai rute yang biasa dilalui selama ini.
Budi Wibowo, Kepala PT. Pelni Cabang Kaimana menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait kesiapan pihak Pelni melayani masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru, Jumat (17/12/2020).
Dijelaskan, untuk KM Tidar, tambahan rute yang akan dilalui adalah pelabuhan Biak, Serui dan Jayapura. Sementara KM Nggapulu, akan melayari rute bolak balik Ambon, Banda, Tual, Dobo, Kaimana, Fakfak.

“Khusus liburan natal dan tahun baru, KM Tidar melakukan ekstra tambahan rute yakni singgah di pelabuhan Biak, Serui dan Jayapura. KM Nggapulu juga demikian ada ekstra pelayaran dari Ambon Banda,Tual, Dobo, Fakfak, Kaimana kembali lagi ke Tual, Banda, Ambon, Dobo kembali ke Kaimana dan Fakfak lalu balik ke pelabuhan sebelumnya lanjut ke Makkasar, Surabaya dan Tanjung Periok. Jadi penumpang dari Kaimana ke Tanjung Periok yang biasanya 6 hari bisa sampai 10 hari karena ada ekstra pelayaran tersebut,” ungkap Budi.
Selain tiga unit kapal penumpang, jelang hari raya Natal dan Tahun Baru juga ada tiga kapal perintis yang akan melayani para pengguna jasa rute Kaimana menuju beberapa kota lainnya, yakni KM Sabuk Nusantara 75, 91 dan 98.
“Selain KM Nggapulu, KM Tatamailau dan KM Tidar, jelang natal dan tahun baru kali ini juga ada tiga kapal perintis yang disiapkan untuk melayani penumpang yakni Sabuk Nusantara 75, 91 dan 98,” Budi Wibowo.
Ditambahkan, berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, hingga saat ini kuota untuk penumpang kapal Pelni masih tetap 50%. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kantor pusat jika terjadi lonjakan jumlah penumpang.
“Sampai saat ini kuotanya masih tetap 50 persen. Jika menjelang natal dan tahun baru ini ada kenaikan jumlah penumpang lebih dari 50 persen, kami akan berkordinasi dengan kantor pusat untuk mendapatkan dispensasi penambahan jumlah penumpang dengan tetap mengacu pada protokoler kesehatan,” tutupnya. |DAR|KN1|





























KAIMANA NEWS Media Informasi Publik