
KAIMANANEWS.COM- Suku besar Mairasi, Kaimana saat ini tengah berbenah pasca musyawarah besar sekaligus pemilihan dan penobatan kepala suku yang baru belum lama ini.
Pembenahan berkaitan dengan penataan wilayah adat, yang didalamnya mencakup penataan batas tanah adat, sumber daya alam dan lainnya, termasuk sumber daya manusia, dimana kedepannya jumlah anak Mairasi yang duduk di lingkungan pemerintahan diharapkan bisa lebih banyak.
Demikian Kepala Suku Besar Mairasi, Yordan Oruw saat ditemui belum lama ini. Dikatakan, jika pembenahan sudah dilakukan maka kedepan upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat adat Mairasi, serta pengelolaan sumber daya yang ada diatasnya akan lebih mudah dilakukan.

“Saya butuh dukungan dari seluruh masyarakat dan tokoh adat Mairasi untuk duduk bersama-sama menata adat. Kami harus sepakati bagaimana menjaga tanah Mairasi, bagaimana mengelola sumber daya yang ada supaya masyarakat Mairasi hidup sejahtera diatas tanahnya sendiri. Kita juga harus lihat bagaimana anak-anak Mairasi kedepannya,” ujar mantan Kepala Kampung Lumira ini.
Yordan tegaskan, kedepan anak-anak adat suku besar Mairasi tidak boleh lagi hanya menjadi penonton diatas tanahnya sendiri, tetapi minimal bisa menempati kursi pemerintahan ataupun DPRD.
“Kalau kita lihat suku Mairasi ini suku yang besar, tapi selama ini kita hanya jadi penonton. Kita punya orang-orang tidak ada yang menduduki jabatan-jabatan penting di pemerintahan maupun di legislatif. Makanya sekarang kita mau menata dia lagi untuk bagaimana kedepan kita harus ada didalam lingkungan itu. Kita berharap pemerintah bisa memberi ruang untuk itu,” ucapnya. |RED|KN1|



KAIMANA NEWS Media Informasi Publik