Home / Berita Utama / Besok, Wagub dan para Wabup/Wawalkot se-Papua Barat Rakornis Stunting di GPH Kaimana

Besok, Wagub dan para Wabup/Wawalkot se-Papua Barat Rakornis Stunting di GPH Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Sesuai jadwal, besok 7 April hingga 8 April 2022, Wakil Gubernur Papua Barat bersama para Wakil Bupati dan Wakil Walikota, serta pejabat OPD terkait se-Papua Barat, mengadakan rapat koordinasi terknis Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting.

Kegiatan yang dipusatkan di Grand Papua Hotel (GPH) Kaimana ini, direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH,M.Si yang sekaligus sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Papua Barat.

Baca Juga:  Taman Dikerubuti Rumput, Bupati: OPD Lupa Tanggungjawab Kah?

Mensukseskan kegiatan ini, Selasa (5/4/2022), Wakil Gubernur Mohamad Lakotani bersama sejumlah Wakil Bupati dan Wakil Walikota, serta pejabat perwakilan OPD tiba di Kota Senja Kaimana menggunakan penerbangan komersial Wings Air.

Kedatangannya di Bandara Utarom Kaimana, disambut resmi oleh Bupati Kaimana Freddy Thie bersama Wakil Bupati Hasbulla Furuada dan Sekretaris Daerah Kaimana Drs. Donald Wakum.

Seperti diketahui, Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.

Baca Juga:  Ketua KPU Kaimana ‘Warning’ PPD Laksanakan Tahapan Pilkada Sesuai Aturan

Di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, penanganan masalah stunting dikoordinir langsung oleh Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Walikota. Para pejabat ini berkedudukan sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi dan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Apel Tanggap Darurat Bencana, Kapolres Imbau Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan      

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepolisian Resor Kaimana menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *