Home / Berita Utama / Cegah Tuberklosis, Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan ILTB bagi Nakes Puskesmas dan RSUD

Cegah Tuberklosis, Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan ILTB bagi Nakes Puskesmas dan RSUD

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Dalam rangka pencegahan infeksi laten tuberkulosis, Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana menggelar pelatihan Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis bagi petugas kesehatan, Selasa (1/08/2023).

Kegiatan yang dihelat di Kaimana Beach Hotel ini dibuka Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM. Kegiata ini melibatkan tenaga kesehatan dari 10 Puskesmas dan RSUD Kaimana.

Kabid P2P Dinas Kesehatan, Jubair Rumakat dalam arahannya mengatakan, terapi pencegahan tuberkulosis adalah serangkaian pengobatan dengan satu jenis obat anti tuberkulosis yang diberikan untuk mencegah perkembangan TBC.

Menurutnya, pelatihan ini melibatkan pengelola program TB, dokter dan farmasi di RSUD dan 10 Puskesmas, dengan maksud agar mereka bisa memahami pencegahan infeksi laten Tuberkulosis (ILTB) dan sistem alur pengobatan TB yang baru.

Baca Juga:  RISMA, TERKABUL Dipastikan Mendaftar Bersamaan 6 September, Bakal Terjadi Lautan Manusia

Lanjut mantan Kepala Puskesmas Kambala ini, untuk penyakit TBC, Negara Indonesia berada pada urutan kedua dan khusus Kabupaten Kaimana, pasien TBC terbanyak berada pada Puskesmas dan RSUD Kaimana.

“Beberapa pasien TBC sampelnya akan dikirim ke Puskesmas Kaimana untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, pasiennya akan dikirim kembali ke Puskesmas awal untuk dilakukan terapi pengobatan,” ujarnya.

Lebih jauh Jubair memaparkan, kasus TB di Kaimana pada tahun 2023 cukup tinggi, terdiri dari; pasien TB yang dilakukan test HIV sebanyak 80 orang, pasien TB dengan HIV positif sebanyak 27 orang, pasien TB HIV positif yang mendapatkan ART 19 orang, pasien TB HIV positif yang mendapatkan obat paket (PPK) sebanyak 15 orang.

“Jadi setiap pasien yang mendatangi Puskesmas dan RSUD wajib untuk ditawarkan test TB maupun test HIV,” imbuhnya.

Baca Juga:  8 Warga Binaan Lapas Kaimana Bebas Bersyarat, Yenusi: Mereka akan Jalani Asimilasi Rumah

Disebutkan pula, jumlah kasus TB di Kaimana yang terduga terkonfirmasi bakterilogis sekitar 63 orang. Terduga diagnosa TBC sebanyak 142 orang, terduga diagnosa mulai pengobatan disejumlah fasilitas kesehatan yang sama sebanyak 130 orang, terduga terdiagnosa TB dan TBC di fasilitas lain sebanyak 12 orang.

Terkait obat TB Jubair jelaskan, disesuaikan dengan jumlah kasus dan laporan dari masing-masing puskesmas. “Untuk obat untuk pasien TB kami mendapat suplai dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat,” ungkapnya.

Dirinya berharap, melalui pelatihan ini, seluruh tenaga kesehatan, bisa mengerti dan memahami perkembangan penyakit TB serta alur pelayanan dan pengobatan yang mengalami perubahan melalui ilmu Kesehatan yang baru. |SMI|RED|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *