Home / Berita Utama / Dewan Adat Kaimana Kecewa Hasil Seleksi CPNS 2018 Belum Diumumkan dan Diproses SK

Dewan Adat Kaimana Kecewa Hasil Seleksi CPNS 2018 Belum Diumumkan dan Diproses SK

Bagikan Artikel ini:

KETUA Dewan Adat Kaimana Johan Werfete, menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kabupaten Kaimana yang hingga hari terakhir tahun 2020 ini, belum juga mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018. Ia menilai, Pemerintah Kabupaten Kaimana gagal dalam mengurus masalah CPNS.

“Menurut saya Pemerintah Kabupaten Kaimana ini gagal dalam proses hasil CPNS. Kami dari lembaga adat merasa rugi sekali. Kabupaten lain sudah mendengar hasilnya sedangkan Kabupaten Kaimana belum melaksanakan pengumuman sampai saat ini. Alasannya apa sampai hal ini terjadi. Karena proses ini menggunakan APBD, kenapa Kabupaten Kaimana tidak mendapatkan hasilnya,” ujarnya, Rabu (30/12/2020).

Dikatakan, daerah lain di Papua dan Papua Barat sudah memasuki proses penerbitan SK sesuai batas waktu yang diberikan Menpan RB, sementara Kabupaten Kaimana belum sama sekali, sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri jika hasilnya hangus.

Baca Juga:  Rayakan HUT 21, Partai Demokrat Kaimana Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Program Pemerintah

“Kita jadi bingung tentang masalah hasil CPNS Kabupaten Kaimana ini. Sebab daerah lain proses SKnya sudah berjalan dan itu ada jenjang waktu yang diberikan oleh Menpan kepada setiap Gubernur dan para Bupati. Sebagai ketua lembaga adat saya merasa kecewa sekali. Apabila sampai masuk tahun 2021 hasilnya tidak ada berarti hangus. Sementara kita punya putra-putri sudah membuang waktu mendaftarkan diri dan sampai pada hari H ikut tes juga semuanya uang keluar,” ungkapnya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, ia secara khusus meminta Pemerintah Daerah agar lebih fokus pada tugas dan tanggungjawab, salah satunya menindaklnjuti proses CPNS tahun 2018 agar jumlah pengangguran di Kabupaten Kaimana tidak terus bertambah.

Baca Juga:  Turun Kampung, DPKP Latih Petani di Tanusan

Pemerintah Daerah lanjut Johan, tidak perlu terlalu jauh mencampuri urusan Pilkada, karena hasil Pilkada yang telah dilaksanakan, sudah cukup memuaskan hati rakyat Kaimana.

“Saya kecewa terhadap kinerja Pemerintah Daerah sekarang. Masalah hasil CPNS yang harusnya diperhatikan dan diperjuangkan supaya mengurangi pengangguran malah ditinggalkan dan akhir-akhir ini sibuk dengan tuntutan di MK tentang masalah Pilkada. Saya pikir Pilkada kemarin hasilnya sudah cukup memuaskan rakyat. Kita masyarakat Kaimana itu harus penuh sabar dan perlu melihat sesuatu dengan baik. Tidak boleh membuat sesuatu yang menghambat aktivitas orang lain. Jadi kami merasa rugi sekali kalau sampai hasil CPNS tahun 2018 Kabupaten Kaimana hangus,” tutupnya sembari mengajak para peserta seleksi untuk menerima kenyataan karena semua ada aturannya. |TOB|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DPMPTSP-TK Kaimana Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi MLT dan Alur Penginputan Informasi Loker

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Dinas Penanaman Modal Pelayanan terpadu Sartu Pintu danTenaga Kerja (DPMPTSP-TK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *