
DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kaimana di awal tahun 2020 ini kembali menahan gaji 3 Kepala Sekolah (Kepsek, red).
Penahanan dilakukan karena 3 kepala sekolah dimaksud, berdasarkan laporan dan peninjauan lapangan diketahui telah lama tidak melaksanakan tugas.
“Dua bulan pertama di tahun 2020 ini, ada 3 kepala sekolah yang kami tahan hak-haknya karena tidak melaksanakan tugas dengan baik,” terang Sekretaris Dinas Dikpora, Julius Nanay, Selasa (3/3/2020).
Ia mengatakan, sanksi penahanan gaji terhadap guru yang tidak melaksanakan tugas akan terus diterapkan meskipun tidak memberikan efek jerah bagi pihak yang melakukan pelanggaran.
“Saya baru diberitahu oleh pengawas bahwa ada guru yang sudah hampir satu tahun tidak menginjakan kaki di tempat tugas. Oleh karenanya, untuk sementara waktu kami akan menahan semua hak-haknya meskipun tidak menimbulkan efek jerah bagi guru yang bersangkutan,” ujarnya.
Dijelaskan, tahun 2019 lalu, jumlah guru yang gajinya ditahan mencapai 20 orang. Ia berharap, pada tahun ini jumlahnya menurun.
“Kami telah melakukan pertemuan dengan para pengawas. Kami meminta pengawas agar ketika menemukan kasus seperti ini agar secepatnya mengambil tindakan dengan memberikan teguran,” ungkapnya. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik