
KAIMANANEWS.COM – Fraksi PDI Perjuangan DPRK Kaimana mengingatkan agar sejumlah program dan kegiatan Pemerintah Daerah harus berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bentuk keberhasilan dalam menyalurkan APBD.
Hal ini disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Mimi Selly pada Rapat Paripurna Penetapan, Pengesahan dan Persetujuan Rancangan APBD Kabupaten Kaimana Tahun 2026, Sabtu (31/1/2026)
Dikatakan, dalam upaya pendistribusian APBD kepada Masyarakat, tentunya program dan kegiatan harus diarahkan untuk menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat, peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama berdampak pada target yang hendak capaian.
“Selain itu, sejumlah program dan kegiatan pemerintah daerah harus berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah sebagai bentuk keberhasilan pemerintah daerah menyalurkan APBD,” ujar Mimi Selly.
Fraksi yang diketuai Hardiman dan beranggotakan Robi Daud Samangun, Mohammad Kasim Ombaier, Isak Werfete dan Mimi Selly ini juga mengingatkan Pemerintah Daerah bahwa adanya efisiensi anggaran secara nasional tentu berpengaruh juga terhadap APBD Kabupaten Kaimana.
Untuk itu, dalam setiap program pemerintah yang sudah direncanakan selain mempertimbangkan aspek terpenuhinya normatif seperti kebijakan pusat dan peraturan perundang-undangan, Pemerintah Daerah wajib untuk merencanakan program sesuai dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat Kabupaten Kaimana.
“Dengan adanya defisit pada postur Rancangan APBD Tahun 2026, menjadi catatan penting untuk Pemerintah Daerah selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah,” tutup Mimi Selly. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik