
KAIMANANEWS.COM – Bertempat di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana, Selasa (3/2/2026), Dewan Adat Kaimana menggelar lomba seni musik tradisional Keroncong Nelon melibatkan masyarakat 8 suku asli.
Lomba yang mengusung tema ‘Budayakan Keroncong Nelon sebagai Warisan Masa Depan Generasi Muda’ ini, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Kesejahteraan Rakyat, Ekonomi dan SDM, Usman Fenetiruma, S.Pd., M.M.
Staf Ahli Bupati Kaimana, Usman Fenetiruma dalam sambutannya mengatakan, berbicara tentang kelestarian seni budaya, bukan hanya semata-mata menjadi tanggungjajawab pemerintah. Menurutnya, UUD 45 dalam salah satu pasal mengatur Pemerintah berkewajiban memajukan kebudayaan nasional.
“Namun implementasinya turun ke daerah-daerah yang ada seluruh Indonesia, untuk bagaimana kita semua melestarikan budaya lokal, termasuk kita di Kabupaten Kaimana,” ujar mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaimana ini.
Ia juga menegaskan, keroncong nelon sebagai salah satu seni tradisional masyarakat adat di Kabupaten Kaimana harus mendapat porsi dan perhatian yang serius, dalam rangka pelestarian dan pengambangannya.

Sementara Ketua Dewan Adat Kaimana, Lewi Oruw yang juga selaku ketua panitia kegiatan mengatakan, lomba Keroncong Nelon ini dimaksudkan sebagai upaya melestarikan dan mempromosikan musik tradisional keroncong nelon sebagai bagian dari warisan seni musik budaya Kaimana.
Adapun tujuan dari pelaksanaan lomba terang Lewi Oruw, adalah; untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi 8 suku asli Kaimana untuk dapat meningkatkan kemampuan dan kreativitas dalam bermusik.
Selain itu, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat adat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya; serta meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat adat Kaimana.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Dewan Adat Kaimana berharap dapat melestarikan seni budaya tradisional Kaimana, khususnya Keroncong Nelon. Kami Dewan Adat juga berharap agar kegiatan serupa ini dapat berlanjut dan mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dan pihak-pihak yang terdorong mencintai seni budaya Kaimana.
Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Kesehatan Arifin Sirfefa, Kepala Bappeda Abdul Rahim Furuada, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan, para Kepala Suku dari 8 suku asli, serta masyarakat adat 8 suku yang hadir memberikan dukungan kepada peserta lomba. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik