
JELANG hari raya Idul Fitri, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaimana akan turun ke pasar untuk memantau harga Bahan Kebutuhan Pokok (Bapok).
Dinas akan menindak tegas para pedagang yang menaikkan harga untuk keuntungan ganda di tengah kesusahan masyarakat yang sedang dilanda pandemi Covid-19 saat ini.
Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kaimana, Agustinus Janoma, SE menegaskan ini saat dihubungi melalui telephone selular, Senin (18/5/2020).
Dikatakan, mulai Selasa (19 Mei hingga beberapa hari kedepan, tepatnya menjelang perayaan Idul Fitri, pihaknya akan melakukan pemantauan harga barang di pasaran.
“Mulai besok kami dari Dinas Perindagkop sudah mulai turun ke pasar untuk mengecek harga Sembako. Ini kami lakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari raya idul Fitri. Kami tidak inginkan para pedagang bermain dengan harga untuk mencari keuntungan besar,” tegas Janoma.
Diakui, lonjakan harga sembako beberapa waktu lalu, disebabkan terjadinya kelangkaan karena pasokan barang ke Kaimana seiring dengan penghentian sementara pengoperasian kapal penumpang ke Kaimana, yang menyebabkan pasokan Sembako hanya dilakukan oleh kapal barang.
Namun menyambut hari raya Idul Fitri, hal tersebut tidak akan terulang lagi karena dalam beberapa hari kedepan, Kapal Tol Laut akan tiba membawa Sembako untuk kebutuhan masyarakat.
“Beberapa hari kedepan kapal tol laut akan masuk membawa Sembako. Kami harap para pedagang tidak memanfaatkan situasi menyambut lebaran untuk menaikan harga. Kalau sampai kedapatan kami akan berikan sanksi tegas,” pungkasnya. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik