Home / Berita Utama / Optimis Maju Pilkada, Ismail: Jabatan Lain Silahkan Ambil, Tapi Jangan Jabatan Politik

Optimis Maju Pilkada, Ismail: Jabatan Lain Silahkan Ambil, Tapi Jangan Jabatan Politik

Bagikan Artikel ini:

“Kami sudah membuka diri untuk semua saudara dari luar bisa hidup berdampingan disini. Di Pemerintahan jabatan-jabatan strategis juga kita berikan, tapi jangan lagi jabatan politik itu diambil. Itu yang perlu saya sampaikan supaya diketahui oleh kita semua”

Demikian penegasan Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa, S.Sos,MH ketika kembali dikonfirmasi terkait kesiapannya bertarung pada Pemilukada Kaimana Tahun 2020.

Orang nomor dua lingkup Pemkab Kaimana ini tegaskan, jabatan politik di Tanah Papua merupakan hak kesulungan Orang Asli Papua (OAP) untuk menjadi tuan di negerinya sendiri.

“2020 saya tetap maju. Masa wakil bupati tidak maju. Kapan kita jadi tuan di negeri sendiri, karena kita tidak mungkin berkesempatan jadi bupati di daerah lain,” ujarnya usai meresmikan Pasar Rakyat Coa, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga:  Kapolres Kaimana Launching Sekolah Sepak Bola Raja Wali Muda

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus disikapi dalam waktu dekat, dimana Presiden menghendaki putra daerah Papua menjadi tuan di negeri sendiri agar tidak terjadi rusuh. Hal ini juga menjadi harapan Gubernur.

“Ada yang perlu disikapi dalam waktu dekat. Presiden akan memanggil kepala daerah. Presiden menghendaki supaya jangan lagi rusuh, untuk Papua diberikan porsi bahwa putra daerah menjadi tuan di negeri sendiri. Itu juga menjadi harapan gubernur dan kita semua juga berharap begitu,” ungkapnya.

Seperti diketahui, nama Ismail Sirfefa sendiri menjadi jarang diperbincangkan dalam setiap diskusi politik masyarakat Kaimana menjelang Pemilukada 2020, karena partai yang dimotorinya yakni PKB pada Pemilu 2019 lalu, tidak berhasil memperoleh kursi di DPRD Kaimana.

Baca Juga:  Polres Kaimana Hadirkan Fasilitas Air Bersih di Pasar Ikan Air Tiba   

Namun siapa sangka, ketika masyarakat menyepelehkannya, sosok ini ternyata telah diam-diam melakukan lobi kepada partai pada level yang lebih tinggi. Bahkan komunikasi dari sejumlah pengurus partai dengan dirinya juga cukup intens.

“Kalau bahas-bahas sosok kandidat hari ini mungkin nama saya hilang dan tidak disebut-sebut di kabupaten. Tetapi dari provinsi ada beberapa partai yang melakukan komunikasi. Saya kira setiap partai punya kewenangan sendiri dan yang namanya rekomendasi pasti turunnya dari pusat,” ungkapnya beberapa waktu lalu. |KNT|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *