
INI pesan Puan Maharani ketika mengunjungi Kampung Lobo, Kaimana pada Tahun 2016 lalu. Puan yang saat ini menjabat Ketua DPR RI masa bakti 2019-2024 berharap agar cerita Burung Garuda dan Kayu Timomor dari Kampung Lobo dilestarikan dengan menjadikan Lobo sebagai destinasi wisata sejarah.
“Saya sangat senang bisa sampai disini. Disinilah Bung Karno menemukan burung garuda yang kemudian dijadikannya sebagai lambang negara kita. Ini cerita yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Ini juga harus diangkat oleh sektor pariwisata sehingga Lobo menjadi tujuan wisata sejarah,” ujar Puan Maharani yang ketika itu masih menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.
Cucu Presiden pertama RI Soekarno ini optimis, cerita tentang burung garuda di Kampung Lobo akan membawa dampak positif bagi kemajuan pembangunan pariwisata di Papua Barat, terlebih khusus di Kabupaten Kaimana.
“Cerita tentang burung garuda ini saya sudah katakan kepada Pak Bupati bahwa ini merupakan potensi bagi pengembangan wisata di Kaimana. Kalau Kaimana atau Papua Barat ingin mengembangkan pariwisata, cerita berkaitan dengan burung garuda ini harus diangkat. Ini milik Indonesia,” ujarnya menyakinkan.
Puan yang hadir dalam kegiatan Ekspedisi NKRI Tahun 2016 juga menyebut, selain burung garuda, cerita tentang kayu Timomor yang dijadikan tongkat komando oleh Bung Karno juga menjadi sesuatu yang unik untuk dilestarikan.
“Saya diberitahu bahwa disini juga ada kayu dengan nama Timomor yang Bung Karno jadikan tongkat. Makanya saya hadir disini, saya ingin tahu, sekaligus ingin melihat kehidupan masyarakat disini, apa saja yang telah mereka dapatkan. Saya berharap kedepannya ada sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk membangun Papua Barat, khususnya Kaimana,” ungkapnya. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik