
KAIMANANEWS.COM – Namanya Rovina Awujani, gadis asli Papua dari Suku Miere, Kaimana, Papua Barat yang saat ini duduk di bangku Kelas XI SMA YPPK Santo Thomas Aquino ini, bercita-cita menjadi Polisi Wanita (Polwan).
Pada upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), putri dari Salmon Kowoi dan Ibu Tisila Maturan yang lahir di Kampung Etahima, Distrik Yamor pada 28 Agustus 2009 ini, sukses membawa baki bendera merah putih untuk dikibarkan.
Dengan semangat nasionalismenya di hari itu, ia tampak tenang melangkahkan kaki menaiki tangga menjemput bendera merah putih dari tangan Bupati Kaimana yang saat itu bertindak selaku Inspektur Upacara.
Ditemui Kaimana News.Com usai upacara pengibaran bendera di Stadion Triton Kaimana, Rovina dengan wajah bahagia menyampaikan rasa syukurnya telah menyelesaikan tugas mulia sebagai pembawa baki bendera. Ia menyebut, ini adalah wujud rasa cintanya terhadap tanah air Indonesia.
Disisi lain ia juga tak menampik, keberhasilannya membawa bendera merah putih untuk dikibarkan tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Untuk itu, ia berterima kepada para pelatih dan pembina yang telah mendidik dan membimbingnya selama proses persiapan.
Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan kesempatan kepadanya masuk sebagai anggota pasukan pengibar bendera. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada para guru dan orang tuanya yang telah menuntun dan mendidiknya.
Rovina sendiri memiliki cita-cita yang besar dalam hidupnya. Sejak kecil, anak pertama dari lima bersaudara ini memiliki ketertarikan menjadi Polisi Wanita. Ia berharap cita-citanya ini bisa tercapai.
“Cita-cita sejak kecil mau jadi Polwan, tapi tidak tahu lagi, mudah-mudahan bisa tercapai,” ungkapnya dengan nada ragu lantaran seleksi masuk polisi saat ini bukan hal yang mudah untuk diraih. Namun meski demikian ia tetap berharap, Pemerintahan Daerah maupun Polri bisa membantu dirinya. |isw|



















KAIMANA NEWS Media Informasi Publik