
KAIMANA- Pendaftaran CPNS Formasi Tahun 2018 untuk Papua Barat, khususnya Kabupaten Kaimana akan dibuka 11 Maret 2019. Namun kepastian pelaksanaannya masih menunggu surat resmi dari Gubernur Papua Barat.
Untuk kuota secara keseluruhan mengalami perubahan setelah hasil verifikasi di Kemenpan RB beberapa waktu lalu. Namun dari sisi keberpihakan, jatah 80% akan diberikan kepada Orang Asli Papua (OAP), sisa 20% untuk pelamar non Papua.
Demikian penjelasan Sekretaris Daerah Rita Teurupun, S.Sos saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (4/3). Dikatakan, penerimaan CPNS Formasi Tahun 2018 ini akan berlangsung serentak untuk Provinsi Papua dan Papua Barat.
Seleksi sendiri akan menggunakan sistim CAT (Computer Assisted Test) tetapi tidak berlaku online. Jatah untuk pelamar OAP sebanyak 80%, sedangkan non Papua sebanyak 20%.
“Ini masih formasi CPNS Tahun 2018, dengan jatah 80% untuk OAP dan 20% non Papua. Seleksinya akan menggunakan sistim CAT, tetapi tidak online. Kita juga sepakat untuk tidak menerima orang dari daerah lain datang melamar di Kaimana,” tegas Sekda.
Didesak terkait tanggal penerimaan, Sekda mengatakan, berdasarkan informasi lisan dari BKPSDM, pendaftaran CPNS akan dimulai 11 Maret hingga 20 Maret. Namun teknis pelaksanaannya, masih menunggu surat resmi Gubernur Papua Barat.
“Baru sebatas informasi lepas saja bahwa pembukaan pendaftaran direncanakan tanggal 11 Maret, tetapi kami masih menunggu surat resmi dari Gubernur supaya bisa diumumkan. Ini memang sesuai arahan Menpan, supaya Gubernur menyurat ke seluruh bupati/walikota terkait jadwal penerimaan,” terang Sekda.
Ditambahkan, berdasarkan hasil kesepakatan pada pertemuan beberapa waktu lalu, pendaftaran dan pelaksanaan seleksi akan berlangsung di Bulan Maret, sedangkan pengumuman hasil baru akan dilakukan setelah pelaksanaan Pemilu.
“Pendaftaran dan seleksi semua harus beres di bulan Maret, nanti hasil seleksinya baru akan diumumkan setelah Pemilu,” tutupnya sembari meminta para peminat CPNS untuk bersabar. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik