
“Diperdengarkan atau ditampilkannya kembali kisah sengsara Yesus Kristus tujuannya bukan supaya kita sedih atau meneteskan air mata karena melihat penderitaan Yesus. Bukan itu yang disasar. Kisah ini kembali diperingati supaya kita terbantu untuk melihat misteri cinta kasih Allah, yang tergambar dari kerelaan Yesus mati di kayu salib. Sikap yang ditunjukkan Yesus inilah menunjukkan bahwa kasih Allah itu tiada batasnya.”
Demikian petikan khotbah Romo Andi Priambada, O.Carm ketika memimpin misa perayaan minggu palma di Gereja Paroki Santo Martinus Kaimana, Minggu (14/4).
Seperti yang dilakukan umat katolik lainnya di seluruh dunia, umat katolik di Kaimana juga merayakan minggu palma, sebuah perayaan dalam gereja katolik untuk mengenang masuknya Yesus ke kota Yerusalem sebelum kematiannya di kayu salib.
Peringatan Yesus masuk Yerusalem ini, ditandai perarakan daun palma sejauh kurang lebih 200 meter dari titik star persekolahan katolik menuju Gereja Santo Martinus. Perarakan daun palma sebagai lambang kemenangan ini sekaligus sebagai pembuka pekan suci Paskah.
Lebih lanjut Romo Andi dalam khotbahnya mengatakan, minggu palma sebagai peringatan masuknya Yesus ke kota suci Yerusalem merupakan hal yang istimewa, karena terjadi sebelum Yesus mati dan bangkit dari kematian.
Dikatakan, kisah sengsara yesus Kristus yang akan diperdengarkan atau ditampilkan kembali selama pekan suci, bukan semata-mata untuk menimbulkan kesedihan, tetapi supaya umat Allah terbantu untuk kembali melihat tentang misteri cinta kasih Allah.
Supaya umat Allah juga melihat makna yang besar dan agung dibalik kerelaan Kristus mati di kayu salib dan bangkit kembali
Lebih jauh dalam misa dimeriahkan paduan suara SMP Santo Thomas Aquino ini, Romo Andi mengajak umat Katolik Kaimana untuk lebih berani menghidupkan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kerelaan Yesus menanggung sengsara, kita juga diajak untuk memiliki keberanian menghidupkan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Kita diajak untuk menampakkan kasih Allah dalam kebersamaan dengan semua orang,” pungkas Romo. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik