
KAIMANANEWS.COM- Dari pantauan sekilas, total bangunan yang ludes dilalap api di pertigaan Jalan Utarom dan Jalan Casuarina, depan Gedung Pertemuan Krooy, Kamis (7/4) malam mencapai kurang lebih 7 unit, dengan beberapa kamar kos didalamnya.
Tujuh bangunan dimaksud terdiri dari 6 unit tempat usaha yakni bengkel, café, kios avona yang tersambung kos-kosan, usaha jahit, galilea komputer, warung makan Moro Seneng dan satu unit rumah tinggal. Selain bangunan, ada pula satu unit gerobak jualan martabak yang juga ikut ludes.
Bangunan yang ludes dilalap jago merah ini berada diantara Apotik Assyifah dan Studio Foto. Sementara dua bangunan ini yakni Apotik Assyifah dan Studio Foto selamat dari amukan api meski api sempat menyambar bagian dinding dan atap namun berhasil dipadamkan.
Informasi lepas yang beredar di lokasi kejadian menyebutkan, api pertama kali muncul dari salah satu bangunan. Akibat tiupan angin dari arah laut, api langsung merambat ke seluruh bagian bangunan hingga menjalar ke bangunan lainnya yang ada di sekitar.

Namun sejauh ini, belum diketahui pasti pemicu dari adanya kobaran api dimaksud. Selain itu, pada saat kejadian, sebagian pemilik tempat usaha sedang tidak berada di tempat. Sedangkan lainnya yang pada saat kejadian berada di tempat, hanya bisa menyelamatkan diri.
Sementara barang jualan dan harta benda lainnya sebagian besar tidak bisa diselamatkan, karena api menjalar cukup cepat. Kini para korban yang terkena musibah menumpang sementara waktu di rumah keluarganya masing-masing. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian akibat kehilangan harta benda ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Untuk diketahui, hingga Pukul 01.00 WIT, upaya pemadaman oleh para petugas dengan dukungan dua unit mobil Damkar, terdiri dari 1 unit milik Pemerintah Daerah dan 1 unit dari Bandara Utarom Kaimana, dibantu beberapa kendaraan pengangkut air milik pribadi, masih terus dilakukan.
Meski terus dilakukan penyiraman bahkan sempat pula diguyur hujan deras, api masih terus menjalar diantara reruntuhan kayu dan diantara barang jualan, terutama di bangunan bengkel dan usaha komputer.
Tak hanya petugas pemadaman, puluhan anggota Polres Kaimana dipimpin langsung Kapolres, juga turun ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dan menyelamatkan barang milik korban, termasuk mengevakuasi semua isi bangunan apotik dan studio foto meski selamat dari amukan api.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait peristiwa ini. Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan data dan bukti terkait peristiwa ini. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik