Home / Berita Utama / 36 Kader Keamanan Pangan Desa Trikora dan Krooy Ikut Pelatihan yang Digelar BPOM PB

36 Kader Keamanan Pangan Desa Trikora dan Krooy Ikut Pelatihan yang Digelar BPOM PB

Bagikan Artikel ini:

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Papua Barat menggelar pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) sebagai kelanjutan dari kegiatan advokasi intervensi keamanan pangan yang dilaksanakan pada bulan April lalu, Rabu (9/6/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Meeting Room Kaimana Beach Hotel ini dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin Sirfefa, SKM,MM. Kegiatan ini melibatkan 36 peserta yang terdiri dari 15 KKPD dan 3 tim Keamanan Pangan Desa (KPD) dari 2 desa di Kaimana yakni Kelurahan Krooy dan Kampung Trikora.

Kegiatan ini bertujuan melatih para Kader Keamanan Pangan Desa dan tim KPD untuk membantu Pemerintah dalam menjaga keamanan pangan di wilayahnya masing-masing, dalam hal ini bagaimana mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan, serta menjaga kondisi pangan tetap higienis.

Kepala Dinas Kesehatan, Arifin Sirfefa saat membuka kegiatan mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membantu masyarakat menjaga keamanan pangan, sehingga pangan yang dikonsumsi tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan.

Baca Juga:  Resepsi HUT RI, Bupati Kaimana: Negara Butuh Komitmen Kita

Untuk itu, Arifin berharap agar para kader keamanan pangan desa yang dipilih mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Badan POM ini, bisa memberikan informasi sekaligus pendampingan terkait pangan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Misalnya bagaimana mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan, bagaimana menjaga kondisi pangan agar tetap higienis dengan sanitasi lingkungan baik, berapa lama baiknya makanan disimpan dalam kulkas atau freezer. Hal-hal seperti yang perlu masyarakat pahami melalui pada kader yang hari ini dilatih,” ujar Arifin.

Terpisah, Koordinator Informasi dan Komunikasi BPOM, Budi Triyanto, S.Farm, Apt menjelaskan, pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa ini merupakan salah satu kegiatan Badan POM dalam rangka mendukung program nasional terkait keamanan pangan.

Di Provinsi Papua Barat lanjutnya, ada 3 kabupaten yang menjadi sasaran pendampingan Badan POIM untuk kemanan pangan yakni Kabupaten Manokwari, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Teluk Bintuni dengan pendampingan yang terfokus pada beberapa desa.

Baca Juga:  Sambut Harlah ke-76, Fatayat NU Kaimana Gandeng TNI Gelar Bakti Sosial Bersih TPU Krooy

Khusus di Kabupaten Kaimana, desa/kelurahan yang dipilih adalah Kelurahan Krroy dan Kampung Trikora. Pendampingan akan dilaksanakan selama satu tahun, baik langsung maupun oleh kader keamanan pangan desa dan tim keamanan pangan desa yang dilatih.

“Ini dalam rangka mendukung menciptakan keamanan pangan desa. Program ini berlangsung selama satu tahun dalam beberapa tahap. Kemarin advokasi sudah kita laksanakan di bulan April dan pelatihan kader ini merupakan lanjutan dari kegiatan advokasi itu,” tuturnya.

Ditambahkan, program prioritas nasional yang berkaitan dengan keamanan pangan sendiri terdiri dari; Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) dan Aksi Nasional Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak usia Sekolah (ANPJAS). Untuk saat ini lanjut Triyanto, baru GKPD yang dilaksanakan. |RED\KN1| 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Balai Pemantapan Kawasan Hutan Manokwari Sosialisasi Batas Kawasan Hutan di Kaimana

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Balai Pemantapan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah XVII Manokwari, Papua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *