Home / Berita Utama / Kadinkes Arifin Sebut Petugas Kesehatan di Pustu Kampung Urisa Sudah ada Sejak Lama

Kadinkes Arifin Sebut Petugas Kesehatan di Pustu Kampung Urisa Sudah ada Sejak Lama

Bagikan Artikel ini:

KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Arifin Sirfefa, SKM,MM angkat suara terkait adanya kabar yang menyebut di Pustu Kampung Urisa, Distrik Arguni Bawah, tidak ada pelayanan kesehatan karena tidak adanya tenaga medis.

Menurutnya, tenaga medis baik perawat maupun bidan sudah lama ditempatkan di wilayah tersebut. Namun jika benar selama dua tahun tidak ada pelayanan medis, maka itu merupakan kelalaian petugas yang bersangkutan dan pihak Puskesmas Tanusan, selaku Puskesmas induk.

Kadis Arifin menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat Urisa yang tidak pernah mendapatkan pelayanan kesehatan selama kurang lebih dua tahun akibat tidak adanya petugas medis. Masyarakat akui hanya dilayani oleh seorang bidan, itupun hanya untuk sekedar menyerahkan obat.

Baca Juga:  Libatkan Puluhan Perawat, Dinas Kesehatan Gelar Pelatihan BTCLS

Dikatakan, dalam data disebutkan ada petugas di Pustu Kampung Urisa. Petugas dimaksud merupakan seorang perawat lulusan Politeknik Kesehatan Manado ditambah satu tenaga bidan. Keduanya sudah lama ditempatkan di Pustu tersebut.

“Mungkin ditarik ke Puskesmas induk di Tanusan dan tidak melapor ke Kepala Kampung. Memang harusnya kalau ada penarikan petugas ke Puskesmas induk, Kepala Puskesmas wajib memberitahu kepala kampung,” ujar Kadis Arifin di Kaimana Beach Hotel, Rabu (9/6/2021).

Untuk menyelesaikan persoalan ini demikian Arifin, pihaknya akan memanggil Kepala Puskesmas Tanusan untuk memastikan kebenaran informasi. Ia juga pastikan jika benar petugasnya ditarik ke Puskesmas induk, maka sesegera mungkin akan dikembalikan ke Pustu Urisa, tempatnya ditugaskan.

Baca Juga:  Kaimana Raih Prestasi Tertinggi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah se-Papua dari Kemendagri

Arifin berharap, kedepan para kepala kampung bisa membangun kerjasama yang baik dengan pihak Puskesmas maupun Dinas Kesehatan terkait masalah tenaga kesehatan. Jika petugas tidak berada di tempat agar segera melapor ke Puskesmas ataupun Dinas Kesehatan supaya segera diambil tindakan.

“Selama ini jarang ada kepala kampung yang datang ke kantor untuk berkoordinasi soal tenaga kesehatan. Makanya kami pikir semua baik-baik saja. Kedepan kami berharap koordinasi tetap dilakukan,” tutupnya. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Konfirmasi Hasil Lapangan, Pansus LKPJ DPRK Kaimana RDP dengan Sejumlah OPD

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Panitia Khusus (Pansus) DPRK Kaimana yang diketuai Suny Syamsu menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *