Home / Berita Utama / Ratas dengan Presiden, Menteri Kelautan dan Perikanan Tunda ke Kaimana

Ratas dengan Presiden, Menteri Kelautan dan Perikanan Tunda ke Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono menunda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kaimana. Penundaan dilakukan karena adanya agenda nasional rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden RI Joko Widodo.

Menteri yang sebelumnya dijadwalkan tiba di Kaimana pada Rabu (9/3/2022), akan mengatur kembali jadwal kunjungannya ke Kaimana dengan waktu berkunjung yang lebih leluasa.

Bupati Kaimana, Freddy Thie membenarkan hal ini ketika dikonfirmasi disela acara resepsi Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 di Gedung Pertemuan Krooy, Senin (7/3/2022).
Menurut Bupati, rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo akan digelar pada Kamis 10 Maret 2022, sehingga Menteri melalui surat memberitahukan jika kunjungannya ke Kaimana diundur ke akhir bulan Maret 2022.

Baca Juga:  Tingkatkan Pemahaman tentang Gerakan Sekolah Menyenangkan, PKBM Bina Bangsa Gelar Pelatihan

Bupati jelaskan, agenda kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Kaimana erat kaitannya dengan hasil komunikasi yang dilakukan pihaknya ketika sama-sama menghadiri pelantikan dan rapat kerja Aspeksindo (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia) belum lama ini.

“Kemarin saat momen pelantikan dan rapat kerja Aspeksindo, kebetulan saya sebagai bendahara umum duduk satu meja dengan Pak Menteri. Moment itu saya minta kesediaan beliau untuk datang di Kaimana. Puji Tuhan beliau sudah bersedia. Harusnya Rabu tanggal 9 Maret ini, tapi hari Kamis itu beliau ada jadwal rapat terbatas dengan Presiden. Jadi beliau sudah bikin surat kalau boleh ditunda supaya tidak terburu-buru,” ungkap Bupati Freddy.

Baca Juga:  Bantuan Bama Untuk Mahasiswa Kaimana di Seluruh Kota Studi Sudah Disalurkan

Bupati berharap, dengan kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan bisa menjadikan Kabupaten Kaimana sebagai kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di wilayah Papua Barat. Untuk mensukseskannya, Bupati bahkan sudah memerintahkan Dinas Perikanan untuk menyurat resmi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kita lihat di Papua itu kan ada di Biak dan Timika. Kalau di Papua Barat, kita berharap itu ada di Kaimana. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk bersurat ke kementerian,” bebernya. |RED|KN1|    


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Balai Pemantapan Kawasan Hutan Manokwari Sosialisasi Batas Kawasan Hutan di Kaimana

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Balai Pemantapan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah XVII Manokwari, Papua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *