
KAIMANANEWS.COM – Belum lagi hilang rasa lelah setelah beberapa hari mencari nelayan hilang, saat ini Tim Gabungan SAR Kaimana kembali berjibaku mencari korban, Gilbert (15), yang dilaporkan hilang diatas kapal serta diduga jatuh ke laut.
Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari mengatakan, pencarian oleh Tim Sar gabungan Kaimana mulai dilakukan Kamis 30 Juli setelah mendapat pengarahan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.
Dijelaskan, musibah ini terjadi pada Senin 27 Juli 2026. Saat itu, KM Sabuk Nusantara berangkat dari Timika tujuan Kaimana. Dalam perjalanan dari Pelabuhan Lobo menuju Timika, terjadi musibah hilangnya salah satu penumpang diatas kapal.

Setelah sempat melakukan pencarian oleh pihak kapal, namun yang bersangkutan tidak ditemukan, pihak Pelni melaporkan masalah ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dan meminta melakukan pencarian.
“Tim SAR Kaimana secara resmi mendapatkan arahan untuk melakukan pencarian pada Kamis 30 Juli 2026. Tim SAR Gabungan Kaimana yang terdiri dari TNI, Polri dan BPBD langsung bergerak ke LKK untuk melakukan pencarian dengan menggunakan speedboad Basarnas berkekuatan mesin 400 PK,” terang Silas Wopari.
Selain tim SAR Gabungan Kaimana lanjutnya, pencarian juga dilakukan oleh dua tim lainnya yakni Tim SAR Timika dan KPLP Pelabuhan Kaimana.
“Pencarian hari pertama, yang dilakukan siang sampai sore hari, belum ada hasil. Proses pencarian masih terus dilakukan dan kami akan terus melakukan pemantauan pergerakan tim di lapangan,” ujarnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik