
KAIMANANEWS.COM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Papua Barat bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana melakukan pengambilan sampel darah pada sejumlah ternak hewan serta sampel pangan di sejumlah tempat penjualan, Selasa (3/9/2023).
Kegiatan bertujuan untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta menjaga keamanan Pangan Asal Hewan (PAH) yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Yohanes Don Bosco Warbal, SE menjelaskan, pengambilan sampel darah pada hewan ternak untuk mengetahui sejauh mana virus PMK yang ada di ternak dan titer anti bodi di tubuh ternak
Dalam kegiatan ini terang Bosco Warbal sapaannya, hewan ternak yang diambil sampel darahnya sebanyak 28 ekor terdiri dari sapi, kambing dan babi.

“Selain itu kami juga melakukan sampel pangan pada ayam beku, pentolan daging sapi, sosis di beberapa mini market dan tempat pembuatan bakso,” terang Bosco.
Lebih jauh dijelaskan, seluruh sampel darah maupun sampel pangan akan dikirim ke Provinsi Papua Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kedepan ia berharap, masyarakat Kaimana bisa mendukung kegiatan surveilance, tanpa perlu merasa takut bila ternaknya diambil sampel darah.
“Ini untuk kepentingan penelitian titer antibodi, sehingga ternak dan pangan asal hewan bebas dari penyakit dan layak untuk dikonsumsi masyarakat Kaimana,” tandasnya. |SMI|RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik