
KAIMANANEWS.COM – Terhentinya ditribusi air bersih ke rumah-rumah warga pada dua pekan terakhir disebabkan adanya kerusakan pada panel listrik penyuplai arus ke mesin pemompa. Setelah dilakukan perbaikan, distribusi air ke rumah warga dipastikan akan kembali normal.
Plt. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Air Bersih, Romelus Mufara, ST.,M.M menyampaikan ini menanggapi permintaan DPRK Kaimana agar pihaknya memaksimalkan layanan air bersih bagi pemenuhan kebutuhan warga.
Dijelaskan, saat ini total mesin pemompa yang dimiliki UPTD Air Bersih Kaimana sebanyak empat unit, dua diantaranya mesin baru dan dua lainnya mesin lama. Empat unit mesin ini, tidak dimaksimalkan fungsinya selama ini karena kendala teknis.
Selain karena kerusakan pada panel listrik yang mengakibatkan dua unit mesin baru tidak bisa beroperasi, persoalan lain yang terjadi adalah landasan tempat duduk dua unit mesin lama tidak dibangun permanen sehingga mesin mengalami trouble akibat tidak bisa menahan getaran pada saat dihidupkan.
Dua persoalan ini terang Romelus, dalam upaya pembenahan. “Untuk masalah panel listrik, sudah ditangani pihak teknisi, sehingga dua unit mesin bisa beroperasi lagi. Sementara untuk dua unit mesin lama, dudukannya sudah dibuat permanen dengan pengecoran semen tapi masih menunggu kering dan baru bisa difungsikan dua hingga tiga minggu kedepan,” ungkapnya, Selasa (24/6/2025).
Dikatakan, jika empat unit mesin pemompa bisa difungsikan, maka kedepan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga bisa berjalan baik. “Total mesin ada 4 unit, setiap hari kita operasikan secara bergantian masing-masing 2 unit, dengan jangka waktu kerja mesin 8 jam, dimulai dari jam 6 sampai jam 12. Jadi setelah 2 unit selesai beroperasi, kita hidupkan lagi yang 2 unit,” ungkap Kepala Seksi Air Bersih pada Bidang Pengairan Dinas PUPR Kaimana ini.
Ia juga mengajak masyarakat Kaimana untuk bersama-sama menjaga fasilitas air bersih yang dibangun pemerintah dengan tidak melakukan perusakan, agar kebutuhan air bersih masyarakat bisa terlayani dengan baik.
“Kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik, tetapi kami minta dukungan masyarakat juga agar fasilitas pendukung yang sudah dibangun pemerintah dijaga sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Kami juga minta pengertian baik masyarakat apabila pendistribusian air belum benar-benar merata, karena masih banyak yang harus dibenahi,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik