Home / Nasional / 75 Perwakilan OPD Ikut Uji Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa Level 1

75 Perwakilan OPD Ikut Uji Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa Level 1

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Memperkuat kompetensi sumber daya manusia, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa Level 1, Senin (20/10/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Grand Papua Hotel dan diikuti 75 orang peserta perwakilan dari OPD Lingkup Pemkab Kaimana ini dibuka oleh Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si. Turut hadir para Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan OPD.

Pelatihan perkuatan kompetensi sumber daya manusia dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa ini difasilitasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Direktorat Sertifikasi Profesi.

Bupati Hasan Achmad dalam sambutannya mengapresiasi Kepala Pusat Pelatihan SDM PBJ LKPP beserta tim serta Direktur Sertifikasi Profesi yang telah berkenan memfasilitasi dan memudahkan proses pelaksanaan kegiatan pelatihan dan uji kompetensi di Kaimana melalui metode Second Attemp.

Baca Juga:  Sambut Hari Sumpah Pemuda, KNPI Gelar Aneka Kegiatan, Dimulai dari Perangi Sampah

“Artinya bahwa para peserta diberikan kesempatan untuk menjawab kembali soal-soal yang masih keliru dengan batas waktu ujian yang telah ditetapkan, ” terang Bupati Hasan.

Pelatihan ini lanjut Hasan Achmad, sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas kompetensi aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Kaimana.

Diungkapkan, pelaksanaan PBJ di Kabupaten Kaimana mengalami keterlambatan karena keterbatasan  SDM yang memiliki Sertifikasi Dasar PBJ Level 1 dan Sertifikasi Kompetensi PPK Tipe C.

Baca Juga:  Ayo Daftar, Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan Bagi Generasi Muda

“Serta belum ada SDM JF-PBJ sehingga beberapa aparatur yang berperan sebagai pejabat pengadaan juga merangkap sebagai Pokja pemilihan maupun Pejabat Pembuat Komitmen ditugaskan lebih dari 1 OPD,” ucapnya.

Dikatakan, pengadaan barang dan jasa pemerintah perlu diterapkan dengan prinsip efisien, efektif, transparan, bersaing, adil dan akuntabel.

Bupati berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan guna mewujudkan Kaimana yang tertib, maju, sejahtera, adil dan berkelanjutan,” tutupnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Buka Penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN: Utamakan Transformasi Layanan Pertanahan dan Penataan Ruang

Bagikan Artikel ini: Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *