
MENJELANG Natal dan Tahun Baru, harga barang di pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya di Kota Kaimana mendadak naik. Kenaikan harga yang cukup drastis ini dikeluhkan oleh banyak warga.
Warga meminta Pemerintah Daerah melalui instansi terkait, dapat melakukan operasi penertiban agar para pedagang tidak memanfaatkan kesempatan menjelang hari raya.
“Ini harga barang tiba-tiba naik begini tinggi. Kami yang belanja ini bukan orang yang banyak uang, bukan semuanya pegawai. Pemerintah tolong perhatikan ini supaya pedagang tidak manfaatkan kesempatan jelang hari raya,” ujar Oktaviana, ibu rumah tangga saat ditemui di Pasar Baru, Jumat (13/12/2019).
Menurutnya, tingginya harga barang yang terjadi menjelang hari raya natal dan tahun baru ini, cukup menyulit masyarakat, terutama yang ingin berbelanja kebutuhan hari raya.
Kenaikan harga seperti ini lanjutnya, harusnya tidak boleh terjadi karena barang yang dijual sebagian besar merupakan barang lama, yang dipasok sejak beberapa bulan lalu.
Keluhan yang sama juga menyebar di media sosial facebook. Masyarakat mengeluh kenaikan harga terjadi begitu cepat, padahal hari raya baru akan berlangsung tiga pekan lagi.
“Telinga tuli dengar harga barang di pasar baru, padahal masih H-26. Mo bilang tapi sudah jadi budaya,” tulis pemilik akun yang disambut keluhan serupa dari para netizen.
Penelusuran kaimana news, kenaikan harga barang di Kaimana ini bukan hanya terjadi pada bahan kebutuhan pokok, tetapi juga barang jenis lainnya. Bahkan sayur mayur pun ikut mengalami kenaikan. Namun jika dijual dengan harga biasa yakni Rp.5000 per ikat, maka volumenya dikurangi. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik