
KAIMANANEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB) Rudi Sirua dalam kegiatan Reses ke III Tahun 2025 di Kabupaten Kaimana meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan rusak dan terputus yang menghubungkan Kampung Lobo dan beberapa kampung lainnya di pedalaman Mairasi, Distrik Kaimana, Sabtu (1/11/2025).
Kunjungan anggota DPRPB Rudi Sirua ini mendapat sambutan penuh suka cita warga setempat. Mereka senang karena wakil rakyat dari DPR Papua Barat ini datang melihat langsung kondisi jalan yang selama ini membantu mereka membawa hasil pertanian ke pasaran.
Rudi Sirua dalam kunjungan tersebut mengatakan, reses ketiga yang dijalaninya saat ini, selain akan bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat, juga melihat langsung kondisi jalan dan jembatan yang menghubungkan Kampung Lobo – Jarati dan beberapa kampung lainnya di wilayah Mairasi pedalaman yang sudah lama dikeluhkan warga.
Ia mengatakan akan mendokumentasikan kondisi ruas jalan dan jembatan rusak dan putus tersebut, untuk kemudian difollow up atau ditindaklanjuti dengan menyampaikannya dalam rapat-rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat sehingga kerusakan jalan dapat segera ditanggulangi.

“Hari ini kita akan melihat langsung kondisi jalan yang menghubungkan Kampung Lobo dan Jarati serta beberapa kampung lainnya. Ada beberapa titik yang kami akan dokumentasikan, untuk nanti difollow-up dalam rapat-rapat kerja dewan agar menjadi perhatian pemerintah provinsi untuk segera ditindaklanjuti,” ujar politisi PAN ini.
Ia mengakui, perbaikan ruas jalan penghubung Lobo-Jarati dan kampung-kampung lainnya di pedalaman Mairasi ini sangat urgen mengingat ruas jalan ini merupakan satu-satunya akses yang digunakan masyarakat membawa hasil pertanian ke pasar dalam kota.
“Karena ini satu-satunya akses yang menghubungkan antar kampung di pegunungan Mairasi. Jadi kalau kalau jalan tidak segera diperbaiki, maka masyarakat agak sulit dalam beraktivitas, terlebih ketika mereka hendak membawa hasil pertaniannya ke ibukota kabupaten,” imbuhnya.
Ia kembali tegaskan agar Pemerintah Provinsi Papua Barat segera mengambil tindakan perbaikan, untuk membantu menumbuhkan perekonomian masyarakat.
“Harapan saya pemerintah provinsi dalam hal ini instansi teknis segera menindaklanjuti ini, karena ini satu-satunya jalan penghubung beberapa kampung mulai dari Lobo-Jarati-Werua-Faranyau dan lainnya. Jadi semoga ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Kalau tidak sekarang kapan lagi,” tegasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik