Home / Berita Utama / Anggota Ojek Kaimana Beraksi, Ini Tarif Penumpang yang Mereka Tetapkan

Anggota Ojek Kaimana Beraksi, Ini Tarif Penumpang yang Mereka Tetapkan

Bagikan Artikel ini:

  

KAIMANANEWS.COM- Paguyuban ojek Kaimana beraksi, Kamis (31/3/2022). Mereka menghentikan sementara aktivitas antar jemput penumpang untuk melakukan penertiban penggunaan helm, dilanjutkan dengan menyepakati tarif ojek versi mereka sendiri yang akan disosialisasikan kepada masyarakat dengan cara menempel disejumlah titik.

Puluhan anggota ojek dari 7 organisasi ojek se-Kaimana, masing-masing; Amanarau, Triton, Simora, Genova, Garuda, Swite dan Wanus ini, memulai aksinya dari timbunan Angkatan Laut Kaki Air.

Para pengurus dari 7 organisasi ojek Kaimana ini melakukan tindakan penertiban dengan mendata anggotanya masing-masing dan memastikan warna helm yang digunakan. Tindakan ini dilakukan karena selama ini banyak terjadi kecelakaan melibatkan anggota ojek namun menggunakan helm organisasi lain.

Koordinator Ojek Kaimana, Yusuf Weriu saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan penertiban ini hanya berlangsung sehari. Selama proses penertiban, seluruh anggota ojek dari 7 organisasi diimbau untuk tidak melakukan aktivitas antar jemput penumpang sampai dengan tindakan penertiban selesai.

Baca Juga:  Disambut Antusias Warga, TERKABUL: Sampai Jadi Bupati pun Kami akan Tetap Blusukan

Setelah proses penertiban helm lanjut Weriu, pengurus dan anggota ojek akan bersama-sama menyepakati tarif angkutan ojek yang sudah disusun untuk selanjutnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jasa dengan cara menempel lembaran tarif dimaksud di sejumlah titik strategis.

“Ini kita mau penertiban semua helm ojek yang ada. Setelah itu kita bicara kita punya tarif. Tarifnya kita sudah buat dan hari ini pun kita akan tempel. Karena selama ini tarif sudah kita ajukan ke Dinas Perhubungan tapi tidak pernah direspon. Maka hari ini kita buat aksi. Ini bukan aksi mogok tapi semacam penertiban saja lalu setelah itu kita sama-sama sepakati tarif yang sudah dibuat ini. Untuk aksi ini kami sudah buat surat pemberitahuan ke Polres,” terang Yusuf Weriu.

Baca Juga:  Berkas Perkara Tiga Tersangka Kasus DPMK Siap Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Ditanya apakah tarif yang disepakati ini sudah disetujui pihak berwenang dalam hal ini Dinas Perhubungan, Yusuf Weriu tegaskan, tarif yang disepakati oleh seluruh anggota ojek ini tidak lagi diajukan ke Dinas Perhubungan karena sudah pernah dilakukan sebelumnya namun tidak ditanggapi.

“Selama ini tarif sudah kita ajukan ke Dinas Perhubungan tapi tidak pernah direspon. Maka hari ini kita buat aksi. Setelah disepakati disini kami langsung tempel untuk diketahui oleh masyarakat supaya setelah itu kami aman untuk beroperasi,” pungkasnya. |RED|KN1|

 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

IDAI Apresiasi Keputusan PJJ Pemkab Kaimana, Anak-Anak Diajak Gunakan Masker Cegah Asap

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengapresiasi Keputusan Pemkab Kaimana terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *