
KAIMANANEWS.COM- Perang mulut akibat persoalan obat yang sempat dikeluhkan masyarakat, antara mantan Plt. Direktur RSUD yang baru saja dipercayakan menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan dengan salah satu anggota DPRD, Selasa (19/4/2022) merupakan sebuah tamparan keras buat Bupati Kaimana, Freddy Thie.
Bagaimana tidak, perang mulut yang dilakukan pembantunya dengan salah satu anggota DPRD Kaimana ini terjadi di forum resmi Musrenbang, yang juga merupakan Musrenbang pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hasbulla Furuada.
Menetralisir masalah ini, Bupati Freddy Thie pada penutupan kegiatan dengan nada kecewa, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Kaimana. Bupati berjanji masalah serupa ini tidak akan terulang lagi.

“Mewakili Pemerintah Daerah saya menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak-Ibu anggota DPRD berkaitan dengan kondisi tadi yang tidak menyenangkan. Sekali lagi mohon dimaafkan sehingga hal-hal seperti ini kedepan tidak lagi terjadi. Kita boleh emosi tetapi cara penyampaian harus dijaga. Apalagi ini kesempatan bulan puasa, sudah tentu kita harus saling menjaga dan saling mnghormati,” ucapnya sembari meminta beberapa anggota dewan yang masih berada di ruangan untuk meneruskan permintaan maafnya ini.
Diakui, penyelenggara pemerintahan di tingkat daerah adalah Pemerintah Daerah yang disebut eksekutif dan DPRD yang disebut legilatif. Sehingga jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan maka itu merupakan kekurangan bersama untuk diperbaiki dan ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Namun disisi lain, Bupati juga kecewa karena insiden seperti ini terjadi di Musrenbang pertama masa kepemimpinannya dan dilakukan oleh orang-orang yang dipercayakan sebagai pemimpin masyarakat.
“Musrenbang di tingkat kabupaten kali ini, pertama di masa kepemimpinan saya dan wakil bupati. Dengan kejadian seperti ini sudah tentu saya merasa kita ini orang-orang yang dipercaya, yang ditugaskan oleh bangsa dan negara untuk memimpin masyarakat. Kalau model begini bagaimana kita bisa menjadi pemimpin untuk masyarakat. Sekali lagi hati boleh panas, tetapi ucapan harus kita jaga,” pungkasnya. |RED|KN1|









KAIMANA NEWS Media Informasi Publik