
KAIMANANEWS.COM – Bupati Kaimana, Freddy Thie secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 614 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2018, Senin (29/8/2022).
Turut hadir dalam kegiatan yang digelar di GOR Triton Kaimana ini, Wakil Bupati Hasbulla Furuada, Kepala BPSDM Provinsi Papua Barat, Widyaiswara Lembaga Administrasi Negara Regional Makasar, Forkopimda, dan pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Kaimana.
Ketua panitia yang juga Plt. Kepala BKPSDM Kaimana, Ona Lawatata dalam laporannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan Latsar adalah membentuk CPNS yang profesional dan berkarakter melalui implementasi Core Valuable ASN, yakni Kompeten, berorientasi pelayanan, harmonis, loyal, adaptif, dan berkolaborasi.
Pemateri kegiatan ini berasal dari Widyaiswara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Regional Makasar, Widyaiswara BPSDM Provinsi Papua Barat, Fasilitator Kabupaten Kaimana. adapun jumlah peserta Latsar CPNS Formasi Tahun 2018 sebanyak 614 peserta.
Bupati Freddy Thie dalam sambutan mengatakan, di era digital saat ini, demokratisasi dan transparansi, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) terus menerus disorot dan dinilai secara kritis oleh semua elemen masyarakat. Berbagai macam predikat yang menyudutkan kerap kali mewarnai wajah birokrasi, bahkan kondisi ideal PNS sebagai unsur utama sumber daya manusia Aparatur Negara yang memiliki peran penting belum terfigur secara utuh.
“Figur PNS sebagai sosok yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, memiliki kompetensi terindikasi dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggungjawab sebagai pelayan publik, menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, rupanya masih belum dapat terwujud sempurna hingga saat ini,”ungkap Bupati.

menurutnya, untuk dapat membentuk sosok PNS profesional, maka seorang CPNS wajib mengikuti pembinaan melalui jalur Pelatihan Dasar (Latsar), sebagai dasar untuk bisa diangkat menjadi PNS. Artinya, Latsar adalah salah satu syarat wajib yang harus diikuti CPNS sebelum menjadi PNS.
Mengingat dalam Latsar tetap diberlakukan secara ketat aturan yang berlaku, Freddy mengingatkan segala sesuatu yang bersifat pelanggaran akan ada tindakan yang berupa hukuman, untuk itu semua materi yang diberikan dalam Latsar diharapkan dapat memberikan efek positif bagi masing-masing peserta.
“Jangan buang kesempatan dalam suatu proses yang sudah dirintis dengan panjang. Jangan sampai performa saudara-saudara tidak memenuhi syarat, dengan kata lain tidak lulus atau tidak sanggup menyelesaikan kegiatan Latsar sepenuhnya. Karena tidak hanya akan merugikan karier saudara-saudara sendiri, tetapi juga berdampak kepada instansi, mengingat biaya yang besar terbuang sia-sia.”tegas Freddy.
Bupati didampingi Kepala BKPSDM Provinsi Papua Barat secara simbolis memasangkan tanda pengenal peserta kepada perwakilan Peserta pelatihan sebagai tanda Pelatihan Dasar CPNS Formasi Tahun 2018 secara resmi dimulai.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun media, Peserta Latsar akan mengikuti dua metode pembelajaran, yakni Metode Klasikal, dan metode Blended Learning yang merupakan gabungan metode belajar langsung dan mandiri yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Dalam pelaksanaan Latsar Nanti, dibagi menjadi 3 gelombang. gelombang 1 berlangsung tanggal 24 agustus 2022 hingga 29 oktober 2022 yang terdiri dari 3 kelas golongan III, dan 3 kelas gelombang II.
Gelombang 2 berlangsung tanggal 21 september 2022 sampai 19 november 2022, dilaksanakan 2 kelas untuk golongan III, dan 3 kelas untuk golongan II.
Sedangkan gelombang 3 akan dilaksanakan tanggal 17 oktober 2022 sampai 15 desember 2022, akan dilaksanakan 2 kelas untuk gelombang III, dan 3 kelas untuk gelombang II.
Peserta Latsar ini ditampung di Balai Diklat Dinas Pertanian dan eks Kantor DPRD Kabupaten Kaimana, Jalan Utarom, Pasir Lombo, Kaimana. |FJ5|KN1|

























KAIMANA NEWS Media Informasi Publik