
KAIMANANEWS.COM – Usai melihat langsung kondisi jalan rusak di sejumlah titik di wilayah Arguni Bawah dan Lobo Distrik Kaimana, Komisi C DPRK Kaimana mendesak Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan.
Wakil Ketua Komisi C DPRK Kaimana, Stenli Furima, S.Pd ketika dikonfirmasi menjelaskan, Komisi C DPRK Kaimana sudah melihat langsung tingkat kerusakan pada ruas jalan dan jembatan di Kampung Lobo hingga Jarati dan ruas jalan yang menghubungkan empat kampung di Distrik Arguni Bawah.
Menurut Stenli, tingkat kerusakan ruas jalan dan jembatan tersebut cukup parah dan sulit dilalui kendaraan, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan karena keberadaan ruas jalan dan jembatan dimaksud sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami dari Komisi C kemarin sudah turun ke lokasi bencana yaitu Lobo-Jarati dan empat kampung di Arguni Bawah yaitu Wermenu, Egerwara, Ukiara dan Kufuriyai hingga menghubungkan beberapa kampung di Distrik Fafruas babo Teluk Bintuni . Kerusakan jalan dan jembatan memang cukup parah dan menjadi hal sangat urgen yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah,” tegasnya, Kamis (5/6/2025).
Ia juga menjelaskan, kunjungan Komisi C ke lokasi bencana turut didampingi pihak Dinas PUPR dan konsultan. Kunjungan tersebut terang Stenli, dilakukan atas inisiatif sendiri tanpa biaya perjalanan dinas, karena DPRK merasa berkewajiban membantu masyarakat.

“Kami turun bersama Dinas PUPR dan konsultan, mereka sudah ukur dan hitung. Kami juga menerima surat pengaduan dari masyarakat dan sudah kami lanjutkan ke Bupati Kaimana. Kami berharap pak Bupati bisa segera menindaklanjuti dengan menginstruksikan dinas terkait melakukan perbaikan,” ujar politisi PSI ini.
Senada, Ketua Komisi C Emanuel Rahail juga menambahkan, Pemerintah Daerah harus segera menindaklanjutinya dengan melakukan perbaikan karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan kampung dan kampung, maupun kampung dan kota.
“Kami minta agar Pemda cepat tindaklanjuti karena satu-satunya akses uang menghubungkan kota dan kampung adalah jalan itu. Tida ada akses lain, jadi kita berharap segera mengambil tindakan konkrit supaya rakyat tidak merasa diabaikan,” tegas Emanuel. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik