
KEPOLISIAN Resor Kaimana, Rabu (14/10/2020) menggelar simulasi pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, 9 Desember 2020.
Simulasi ini digelar agar pelaksanaan pengamanan pada setiap TPS nantinya, berjalan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sudah ditetapkan.
Turut hadir hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Apel Polres Kaimana ini, Kapolres Kaimana AKBP Iwan P. Manurung, SIK, Ketua Gustu Covid-19 Kaimana yang diwakili Koordinator Bidang Komunikasi Publik Mozes Werinusa, Ketua KPU Kaimana Kristianus Maturbongs, Serta Ketua Bawaslu Karolus Kopong dan lainnya.

Dalam kegiatan ini, Kapolres Iwan Manurung menjelaskan, dari 172 TPS yang tersebar di 7 wilayah distrik se-Kabupaten Kaimana, ada 9 TPS yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.
“Ada 9 TPS yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi, masing-masing di Distrik Kaimana 4 TPS, Distrik Arguni Atas 2 TPS, Distrik Kambrauw 1 TPS, Distrik Yamor 2 TPS. Dikatakan rawan karena selain jarak tempuh yang jauh, juga pernah terjadi percekcokan pada Pilkada lalu,” terang Kapolres usai mengikuti simulasi.

Untuk 9 TPS yang sangat rawan dimaksud lanjut Kapolres, akan ditempatkan 2 anggota Polisi ditambah 4 anggota Linmas, sedangkan TPS rawan akan ditempatkan 1 anggota Polisi didukung 2 anggota Linmas.
“Kalau untuk TPS yang aman, kita hanya ditempatkan 1 anggota Polisi untuk 2 TPS. Tapi nanti kita akan tetap lihat kondisinya terlebih dahulu untuk kemudian mepertimbangkan kembali penempatan anggota,” tutup Kapolres. |DAR|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik