Home / Berita Utama / Graha Santo Martinus Kaimana Diresmikan

Graha Santo Martinus Kaimana Diresmikan

Bagikan Artikel ini:

 

KAIMANANEWS.COM- Mengawali acara syukuran Yubileum 75 Tahun Paroki Santo Martinus Kaimana, Minggu (19/11/2017), Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr didampingi Pastor Paroki Romo Suitbertus Marsanto, O,Carm dan 15 pastor tamu yang pernah berkarya di Kaimana, memimpin misa syukur pemberkatan gedung Graha Santo Martinus Kaimana.

Peresmian gedung yang diawali perarakan oleh perwakilan suku-suku nusantara, serta dimeriahkan tarian khas Kaimana ini, ditandai pengguntingan pita oleh Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma bersama Istri Ny. Conni Mairuma, didampingi Uskup Hilarion Datus Lega, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

Turut hadir dalam syukuran HUT Paroki dan peresmian gedung ini, Dandim 1713 Kaimana Letkol Inf. Wempi Ramandei, Kapolres Kaimana AKBP Adam Erwindi, SIK,MH, Ketua DPRD Frans Amerbay, SE, Sekda Rita Teurupun, S.Sos, para Pimpinan OPD, Perwakilan Ordo CIJ, tokoh agama dari denominasi gereja, ratusan umat, serta tamu undangan lainnya.

Uskup Hilarion dalam sambutannya mengatakan, Graha yang memakai patron Santo Martinus ini, diharapkan menjadi wadah yang representatif untuk menampung dan menaungi siapa saja yang nanti akan menggunakannya. Kehadiran gedung ini, diharapkan membawa berkat bagi semua orang, serta bagi kemuliaan nama Tuhan diatas bumi.

Baca Juga:  Jadi Role Model, Kampung Trikora Resmi Terapkan New Normal

Partisipasi umat dalam pembangunan graha ini menunjukkan adanya kesadaran untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan, melalui karya-karya nyata ditengah masyarakat. Tanpa campur tangan banyak pihak lanjut Uskup, tentu pembangunan gedung ini tidak dapat diselesaikan dengan baik.

“Untuk itu, atas nama Keuskupan Manokwari Sorong  dan mewakili umat Katolik se-Kaimana, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan pembangunan gedung ini, terlebih khusus kepada Pemerintah Daerah, para donator perorangan maupun kelompok serta lainnya. Selamat menggunakan gedung ini, sampai hayat dikandung badan Paroki Santo Martinus Kaimana harus tetap eksis,” ungkap Uskup.

 

Kesempatan terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Petrus Aroan, ST kepada kaimananews.com menjelaskan, gedung berkonstruksi beton berlantai tiga dengan ukuran 20×30 meter ini, dibangun dalam jangka waktu 5 bulan, yang diawali peletakan batu pertama pada 8 Mei 2017.

Baca Juga:  Seleksi CPNS Kaimana Ketat dan Sistimatis

Gedung ini sendiri memiliki tiga bagian utama yakni; tempat pertemuan sebagai ruang utama, basecamp di lantai dasar sebagai tempat parkiran kendaraan, serta sekretariat paroki di lantai III. “Ruang utamanya balai pertemuan dengan kapasitas penampungan diperkirakan 300-500 orang. Ada juga basecamp di lantai dasar untuk tempat parkir kendaraan,” jelas Aroan.

Ditambahkan, total dana yang digunakan untuk pembangunan gedung mencapai kurang lebih 2,8 Miliar, yang berasal dari bantuan Pemerintah Kabupaten Kaimana, serta sumbangan perorangan dan kelompok. Ada juga sumbangan berupa bahan bangunan seperti semen, sengk dan lainnya. “Sumbangan terbesar dari Pemerintah Daerah sebesar Rp.1,8 M, selebihnya berasal dari dana paroki, sumbangan umat dan para donatur dari luar,” pungkasnya. (bel)


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pemkab Kaimana Gelar Pelatihan Kompetensi Pejabat Pengadaan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *