
KAIMANANEWS.COM- SMP Yapis Kaimana menggelar Pameran Karya yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Amal Ilmiah, Sabtu (10/12/2022). Selain pameran karya, Festival Amal Ilmiah ini juga diisi kegiatan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an dan seni.
Kegiatan yang dimulai sejak 3 Desember 2022 dengan tema “Dengan merdeka belajar, wujudkan peserta didik berkarakter profil pelajar Pancasila” ini, dibuka Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada, SP.
Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada ketika mengunjungi stand pameran karya menyampaikan apresiasi kepada guru dan siswa-siswi SMP Yapis Kaimana karena menjadi salah satu sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka di Kabupaten Kaimana.
Festival Amal Ilmiah yang digelar SMP Yapis Kaimana ini aku Wabup, merupakan sebuah cara mengaktualisasikan ilmu dengan memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk berkreasi melalui pameran karya dan seni, serta lomba MTQ.
Wabup berharap agar anak-anak terus meningkatkan kreatifitas di bidang seni sehingga semakin banyak karya seni yang akan ditampilkan. “Mudah-mudahan juga kegiatan yang dilaksanakan oleh SMP Yapis ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Kaimana,” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Kepala SMP Yapis Kaimana, Muhammad Syarif, S.Pd,MM juga menjelaskan, Festival Amal Ilmiah ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan kurikulum merdeka belajar, dimana salah satunya adalah project penguatan profil pelajar pancasila yang fokus pada pembuatan karya-karya disesuaikan dengan minat bakat anak-anak dalam hal ini siswa-siswi SMP Yapis Kaimana.
Festival Amal Ilmiah ini sendiri sebut Syarif, terdiri dari 3 rangkaian kegiatan yakni lomba MTQ, pentas seni dan pameran karya. Lomba MTQ sendiri terdiri dari 4 kategori yakni tilawah, syarhil, fahmil dan hifdzil.
Lomba seni juga terdiri dari 4 kategori yakni lomba tari seka, hadrat, tari sambra dan vokal group. Sementara untuk pameran karya diikuti 15 stand, dimana setiap stand memamerkan hasil karya siswa yang dikerjakan selama kurang lebih sebulan di bulan November.
Syarif berharap, kedepan ada dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah daerah agar penyelenggaraan kurikulum merdeka di Kabupaten Kaimana umumnya maupun di SMP Yapis khususnya bisa berjalan optimal.
Dijelaskan, Kurikulum Merdeka ni seharusnya wajib dilaksanakan oleh sekolah penggerak, namun karena di tahun 2022 belum ada sekolah penggerak di Kaimana maka SMP Yapis berinisiatif melaksanakannya secara mandiri. |TOB|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik