
SEDIKITNYA 30 orang kaum perempuan perwakilan dari sejumlah RT dalam wilayah Kelurahan Kaimana Kota mengikuti pelatihan menjahit. Pelatihan ini digelar untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat dengan biaya yang bersumber dari APBN.
Pelatihan yang dilaksanakan di Kantor Distrik Kaimana bekerjasama dengan Melona Collection ini, dibuka Sekretaris Lurah Kaimana Kota Yuniarti Rumakat, S.IP, Sabtu (29/8/2020). Pelatihan sendiri dijadwalkan tiga hari, 29-31 Agustus 2020.
Sekretaris Lurah, Yuniarti Rumakat dalam arahannya berharap, pelatihan ini bisa membantu para peserta pelatihan, dalam hal ini para ibu rumah agar memiliki kemampuan mengatasi sendiri persoalan yang berkaitan dengan masalah sandang, tanpa harus mengeluarkan anggaran untuk membiayai penjahit.

Oleh karenanya, Yuniarti berharap agar peserta pelatihan dapat mengikutinya dengan baik, sehingga pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, berguna bagi pemenuhan kebutuhan hidup rumah tangga, maupun dalam mengembangkan usaha selanjutnya.
“Kami berharap dari sekian banyak yang ikut ini, ada yang berhasil. Berhasil dalam pengertian, tidak langsung tahu semuanya, tapi setidaknya bisa memperbaiki hal-hal kecil dalam rumah tangga. Misalnya ada baju anak yang sobek, bisa jahit sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk mencari penjahit. Tujuannya seperti itu, agar ibu-ibu bisa mengatasi sendiri masalah di rumah,” ujar Yuniarti.
Untuk diketahui, pelatihan ini menghadirkan sejumlah instruktur dari Melona Collection dibawah koordinir Rita Bulaan Salubongga, S.Pd. Guru SMA Negeri I Kaimana ini berharap, melalui pelatihan ini, lahir sejumlah penjahit berbakat yang pada suatu hari kelak bisa mengembangkan usahanya dalam skala besar. |RED|AWI|







KAIMANA NEWS Media Informasi Publik