
NAMATOTA, KAIMANANEWS.COM- Mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku pendidikan melalui pengabdian nyata di masyarakat merupakan bagian dari perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Seperti yang dilakukan 4 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. Mereka memilih melaksanakan kegiatan intrakurikuler wajib Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN PPM) di Kampung Namatota, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana.
Sejak tiba di Kampung Namatota pada 6 September 2021, mahasiswa Kelompok 51 Gelombang 14 Universitas Muhammadiyah Malang ini, mulai beradaptasi dengan kehidupan masyarakat setempat sambil melihat berbagai persoalan yang dihadapi.
Dari studi karakteristik yang dilakukan, mereka pun menemukan sebuah gagasan untuk menghadirkan sebuah program yang juga selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Kaimana yakni ‘Mari Kitong Belajar.’
Program ini selain mengajarkan hal-hal dasar seperti membaca, menulis dan menghitung, juga ada pengetahuan umum yang diberikan kepada masyarakat tentang dampak positif dan negatif sampah, pemanfaatan potensi laut dan cara mengelola keuangannya.

“Program ‘Mari Kitong Belajar’ ini dimulai dari yang dasar seperti membaca, menulis, dan menghitung. Program berikutnya adalah sosialisasi sampah agar masyarakat di Kampung Namatota mengenal lebih dalam tentang jenis-jenis sampah plastik, waktu terurainya dan cara mendaur ulang untuk tanaman hidroponik. Selain itu karena hasil laut sangat berdampak pada ekonomi masyarakat Namatota sehingga pengelolaan keuangannya juga harus baik. Makanya kami juga memberikan pandangan tentang pengelolaan keuangan yang benar,” ungkapnya, Sabtu (16/10/2021).
Ichsanul juga mengatakan, program ini digagas karena pendidikan di Indonesia, terlebih khusus di Kabupaten Kaimana, belum benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak Kampung Namatota.
“Disini kami berusaha mensosialisasikan beberapa program kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan juga kreativitas masyarakat. Kami bekerja sama dengan dinas terkait,” ujarnya sembari menambahkan program ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan, Khusnul Ririn Harini, S.kep.Nd.M.Kep.
Ichsanul bersama ketiga rekannya Anadza Iron Albaroza, Fahrun Nissa dan Amri Kelrey berharap, kegiatan pembelajaran pengabdian masyarakat yang dilakukan UMM ini, dapat membantu masyarakat Namatota dalam meningkatkan kemampuan diri untuk membangun kampung. |RED|KN1|


KAIMANA NEWS Media Informasi Publik