
JAKARTA- Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian melantik lima Penjabat (Pj) Gubernur, Kamis (12/5/2022). Salah satunya Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), Komjen (Purn) Paulus Waterpauw sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.
Sementara empat penjabat Gubernur lainnya yang juga dilantik adalah; Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat, serta Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kemenpora Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo.
Pelantikan lima penjabat gubernur ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 50/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur.

Dalam sambutannya, Tito berpesan kepada Paulus Waterpauw untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di Papua Barat.
Menurut Tito, penjabat gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Ia bilang stabilitas politik dan keamanan penting dijaga agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Bangun komunikasi secara baik dengan forum komunikasi pimpinan daerah atau Forkompinda baik TNI, Polri serta kepala daerah tingkat dua,” pesan Tito dalam acara pelantikan yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Kemendagri.
Tito juga berpesan kepada Paulus untuk memperhatikan program-program yang menjadi atensi pemerintah secara nasional di Papua Barat. Terutama penanganan pandemi COVID-19 serta percepatan pemulihan ekonomi daerah.
“Perhatikan pula program strategi nasional baik pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur jalan dan jembatan. Penjabat gubernur jangan hanya duduk di kantor tetapi turun langsung ke masyarakat untuk melihat permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” tambah Tito. |RED|
















KAIMANA NEWS Media Informasi Publik