
KAIMANANEWS.COM – Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari Papua Barat, Mayjen TNI Gabriel Lema, S. Sos, Sabtu (10/6/2023) meninjau pelaksanaan karya bakti TNI AD Kodim 1804/Kaimana di Kampung Sunua, Distrik Kambrauw.
Kunjungan Pangdam bersama Istri ke daerah ini turut didampingi As.Ops.Kodam XVIII Kasuari, Kolonel Inf. Aswin Kartawijaya, Aster Kodam XVIII/Kasusri Kolonel inf Tamimi Hendra Kesuma, serta rombongan.
Kedatangan Pangdam bersama rombongan disambut hangat aparatur distrik dan kampung, masyarakat, serta pelajar SD dan SMP setempat, yang ditandai pengalungan noken dan pemakaian mahkota kasuari.
Pangdam mengaku, merasa bangga dan berbahagia bisa mengijakan kaki di Kampung Sunua, Distrik Kambrauw. Ia berjanji akan mendorong putra-putri terbaik Kambrauw untuk menjadi anggota TNI AD.
Dikatakan, seorang pemimpin yang baik, harus keluar masuk daerah bahkan sampai ke pelosok paling terujung, untuk melihat kehidupan masyarakat.
“Di tempat mana saya menginjakan kaki, harus memberikan arti bagi masyarakat di tempat itu. Apabila selama ini ada anak asli dari Distrik Kambrauw yang belum menjadi tentara, saya akan dorong mereka menjadi tentara,” ujar pria asal NTT ini.

Pangdam menjelaskan, kehadiran dirinya di Kampung Sunua karena adanya program karya bhakti dari jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) Kasuari. Karya bakti ini merupakan wujud bakti TNI kepada rakyat.
Terpisah, Dandim 1804 Kaimana, Letkol Inf. Ruruh Sejati mengatakan, karya bakti yang dilakukan di Kampung Sunua ini meliputi kegiatan renovasi tambatan perahu yang telah lama rusak.
Sebelum karya bakti dilakukan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Danramil, Kepala Distrik, Kepala Kampung maupun masyarakat setempat, terkait lokasi yang tepat untuk melaksanakan program. Dan program kegiatan yang disepakati adalah renovasi tambatan perahu.
“Anggaran yang dikeluarkan dalam pelaksanaan karya bakti berasal dari anggaran TNI AD yang bekerjasama dengan PT. Hanurata, sehingga pembangunan tambatan perahu bisa dilaksanakan pada hari ini,” terang Dandim sembari berharap, pembangunan tambatan perahu, memiliki nilai manfaat yang lebih bagi masyarakat kampung Sunua.
Sementara tokoh masyarakat Sunua, Edison Wayega mengaku bangga dan senang mendapat kunjungan Pangdan XVIII/Kasuari. Dengan adanya karya bakti lanjutnya, hubungan baik antara TNI bersama masyarakat bisa lebih erat. |SMI|RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik