Home / Berita Utama / Pantau TMMD, Tim Wasev TNI Disambut Tradisi Siraman Air

Pantau TMMD, Tim Wasev TNI Disambut Tradisi Siraman Air

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Mabes TNI ketika melakukan pengawasan dan evaluasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2018 di Kampung Nusaulan, Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana, dikejutkan oleh tradisi masyarakat setempat.

Tim yang dimotori Mayor Arh Yaya Suhaya, dengan didampingi sejumlah perwira TNI dari Kodim 1713/Kaimana, disirami air ketika memasuki wilayah Kampung Nusaulan. Siraman air yang disebut mandi safar ini, merupakan sebuah tradisi penyambutan tamu masyarakat setempat, sebagai bentuk ucapan selamat datang secara adat.

Tradisi mandi Safar juga hanya dikhususkan kepada tamu yang menurut adat istiadat setempat merupakan pembawa berkah bagi warga kampung, dalam hal ini program kegiatan yang dikerjakan melalui TMMD oleh TNI AD kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kaimana.

Baca Juga:  Gerakan Jaga Laut, Ratusan Perwakilan OKP Kaimana Bersih Sampah Plastik di Air Tiba

Ketua Tim Wasev Pusterad, Mayor Arh Yaya Suhaya kepada wartawan mengaku, sangat bangga dengan penyambutan yang dilakukan masyarakat Kampung Nusaulan. Ia bangga karena masyarakat Nusaulan masih menjaga kearifan lokal, dengan terus menggalakkan tradisi mandi safar.

Tradisi ini lanjutnya, harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, karena merupakan salah satu kekayaan budaya yang hanya dimiliki oleh Kampung Nusaulan, bahkan Kabupaten Kaimana umumnya. Budaya mandi safar ini juga lanjutnya, perlu dilestarikan agar menjadi warisan budaya yang tak lekang oleh perubahan zaman.

Baca Juga:  Tokoh Adat Suku Asli Kaimana Mengecam Keras Keberadaan TPNPB di Wilayah Kaimana

“Ini sebuah tradisi yang sangat bagus. Saya bangga pada masyarakat kampung Nusaulan, yang meskipun banyak pengaruh yang datang dari luar, namun mereka masih bisa mempertahankan tradisi dan adat istiadat. Ini salah satu kekayaan budaya yang hanya ada di Kabupaten Kaimana,” ungkapnya, Sabtu (10/11).

Sementara itu, terkait perkembangan kegiatan TMMD di Nusaulan, pada H-3 penutupan kegiatan yang dijadwalkan Selasa 13 November, kegiatan fisik berupa pembangunan 6 unit rumah dan 4 buah MCK, telah memasuki tahapan 80%. Sementara kegiatan non fisik, telah selesai dikerjakan, diantaranya; penyuluhan kesehatan, penyuluhan Kamtibmas, termasuk bakti sosial rehab masjid dan lainnya. |IWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Keberangkatan 15 Jamaah Umroh Menuju Tanah Suci  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM– Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi keberangkatan 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *