
PRIA malang yang diketahui bernama lengkap Muhammad Afdil Tahalua (51) yang ditemukan tak bernyawa di jalan raya depan SMAN 1 Kaimana disebut meninggal akibat sakit.
Kapolres Kaimana AKBP Iwan P. Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Ronal Manalu menyampaikan ini saat dikonfirmasi wartawan di Ruang Kerjanya, Rabu (19/2/2020).
Dikatakan, almarhum berdasarkan keterangan Bambang Iriawan, rekan kerja almarhum, pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 22.00 WIT datang ke Mess PT. Avona di Jalan Perindustrian bersama istri dan anak.
Saat itu, kondisi almarhum sedang sakit gigi, bisul di mulut dan keram di kaki, sehingga almarhum terlihat sulit untuk berjalan.
Keesokannya, pada hari Minggu sekitar pukul 10.00 WIT, Bambang menemui almarhum di kamarnya dan menanyakan perkembangan sakitnya sembari menyarankan agar berobat ke dokter.
Namun pada Selasa pagi, istri almarhum pamit untuk berangkat ke Kendari dengan menumpang KM Tidar. Dan Bambang kembali mengecek kondisi almarhum yang ternyata masih sakit.
“Pada saat itu Pak Bambang melihat keadaan almarhum masih sakit. Tapi istri almarhum mengatakan bahwa almarhum pada malam minggu dan minggu malam sudah berobat ke orang pintar,” jelas Kasat.
Namun Rabu dini hari, mereka dikejutkan dengan adanya informasi penemuan mayat. Tidak diketahui persis kapan almarhum keluar dari mess karena pada Selasa malam, almarhum diketahui masih sakit dan berada di kamar.
Kasat membenarkan, pada Rabu pagi almarhum ditemukan tergeletak di jalan dekat mess dan sudah dalam kondisi kaku.
Setelah dibawa ke RSUD Kaimana lanjut Kasat, informasi dari medis, dr Revolita, dugaan sementara kemungkinan almarhum sakit epilepsi.
“Menurut keterangan dokter almarhum meninggal sekitar 5-6 jam sebelum ditemukan atau diantara pukul 12.00-01.00 WIT. Dan berdasarkan hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kasat. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik