
KAIMANANEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaimana masuk dalam Program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network), program Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk memperkuat jaringan layanan kesehatan rujukan di Indonesia.
Melalui program ini, RSUD Kaimana akan mendapat bantuan dana untuk pengadaan alat CT Scan dan Mamografi. Namun sampai saat ini pihak RSUD masih menunggu hibah bantuan dimaksud dari Kemenkes.
Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie, M.M menyampaikan ini saat dikonfirmasi terkait tindaklanjut dari telah tersedianya ruang khusus untuk pasien yang membutuhkan layanan CT Scan di RSUD Kaimana.
CT Scan (Computed Tomography Scan) sendiri, merupakan prosedur medis yang menggunakan sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambar detail dari dalam tubuh, untuk membantu dokter melihat berbagai organ, tulang, dan jaringan lunak untuk mendiagnosis penyakit, cedera atau kondisi medis lainnya.
Sementara Mammografi adalah prosedur pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X untuk mendeteksi dini kanker payudara dan kelainan lainnya pada payudara. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mengidentifikasi perubahan pada jaringan payudara, seperti benjolan atau kalsifikasi, bahkan sebelum gejala muncul.
“Ruang CT Scan memang sudah ada, tapi kami masih menunggu hibah alat dari Kementerian Kesehatan. Kita RSUD Kaimana masuk dalam program Sihren untuk dapat bantuan dana tapi sampai saat ini kami belum dapat dan belum datang alat CT Scan dan Mammografinya,” ungkap Dokter Vin belum lama ini.
Ia juga mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan pada RSUD Kaimana kedepannya, saat ini ada satu dokter sepesialis yang dikirim mengikuti fellowship hemodialisa atau pelatihan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam bidang cuci darah.
“Saat ini satu dokter spesialis dr. Franky mengikuti fellowship hemodialisa dan tiga perawat yang sudah dilakukan seleksi oleh dokter spesialis penyakit dalam untuk dikirim ke rumah sakit Mawardi Solo mengikuti pelatihan hemodialisa atau cuci darah. Nanti satu dokter umum juga akan dikirim untuk pelatihan persiapan cuci darah,” ungkapnya seraya meminta doa dari masyarakat Kaimana agar semuanya berjalan lancar sehingga layanan kesehatan cuci darah bisa dilakukan di RSUD Kaimana. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik