Home / Kesehatan / RSUD Kaimana Sediakan 3 Depo Layanan Pengambilan Obat Pasien

RSUD Kaimana Sediakan 3 Depo Layanan Pengambilan Obat Pasien

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kaimana menyediakan 3 depo atau apotek untuk melayani pengambilan atau penukaran resep obat bagi pasien yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie, M.M menyampaikan ini sebagai pencerahan sekaligus petunjuk bagi masyarakat Kaimana yang hendak menjalani pengobatan di RSUD Kaimana.

Tiga depo dimaksud terang Dokter Vin adalah, depo umum yang beroperasi pagi hingga siang, apotek IGD beroperasi selama 24 jam mengikuti siklus layanan IGD, serta depo OK (Operating Kamer) di ruang instalasi bedah untuk melayani pasien operasi.

“Untuk kelancaran pelayanan obat-obatan, di rumah sakit ini ada 3 depo atau apotik yang kita sediakan. Ada apotek besar itu beroperasi pagi, lalu depo OK yang selalu stay khusus melayani pasien operasi, dan depo IGD yang buka 24 jam mengikuti siklus layanan IGD. Jadi kalau pasien datang berobat dan disuruh bawa resep ke apotek ya apotek yang ada disini bukan yang diluar,” terang Dokter Vin di Ruang Kerjanya, Senin (21/7/2025).

Baca Juga:  Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan Tenaga Pengelola Imunisasi Puskesmas

Ia mengakui, terkait masalah layanan obat di RSUD ini, beberapa waktu lalu pihaknya sempat diundang DPRK mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) akibat ada pasien RSUD yang menukar obat di apotek luar rumah sakit padahal obat yang diresepkan tersedia di apotek RSUD.

“Tapi ini hanya masalah salah pengertian saja. Dokter kasih resep suruh ambil obat di apotek, yang bersangkutan tidak tahu kalau rumah sakit ada apotek, dia bawa resep ke apotek di kota. Padahal obat yang dia butuhkan ada di apotek rumah sakit. Makanya kami diundang RDP di DPRK,” ungkap mantan Kepala Puskesmas Kaimana.

Baca Juga:  Bupati Freddy Thie Persembahkan Piagam Penghargaan UHC Untuk Masyarakat Kaimana

Ia menjelaskan, obat untuk kebutuhan pasien di RSUD selalu tersedia, karena pengadaan obat sendiri dilakukan sekaligus untuk kebutuhan satu tahun. Selain itu, obat juga harus selalu tersedia karena ada kerjasama pihak rumah sakit dengan BPJS.

“Stok obat selalu ada, karena kita biasa pengadaan untuk satu tahun. Tapi seandainya ditengah perjalanan persediaan obat habis kita akan usulkan di APBD Perubahan. Tapi kita selalu berusaha supaya semua terpenuhi, karena kalau obat kami tidak siapkan maka BPJS akan mengklaim kita karena pasien akan beli diluar. Kan tidak boleh,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat, baik pasien maupun pengantar pasien yang berobat di RSUD agar bertanya jika mengalami kesulitan terutama saat hendak melakukan penukaran resep obat. “Kalau misalnya tidak tahu letak depo obat supaya petugas bisa arahkan,” pungkasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Puskesmas Kaimana ‘Jemput Bola’ Cek Kesehatan Gratis di Sejumlah Kantor, Sekolah dan Posbindu

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Dalam rangka mengimplementasikan program pemerintah pusat sesuai instruksi Presiden Prabowo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *