Home / Berita Utama / GMNI Kaimana Usulkan Pemekaran Kabupaten Teluk Arguni dan Promosikan Teluk Triton di Kongres GMNI XXII

GMNI Kaimana Usulkan Pemekaran Kabupaten Teluk Arguni dan Promosikan Teluk Triton di Kongres GMNI XXII

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kongres Nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) XXII yang berlangsung 15-18 Juli 2025 di Bandung Jawa Barat menjadi momentum penting bagi GMNI Kaimana untuk menyampaikan sejumlah usulan strategi demi kemajuan Papua, khususnya di wilayah Kabupaten Kaimana.

Dalam kongres yang digelar di Gedung Merdeka Asia Afrika Bandung tersebut, delegasi GMNI Kaimana Stefanus Taftuar, Yance A. Herietrenggi, Petrus Egana dan Petrus Laurensius Durye menyampaikan usulan pemekaran Kabupaten Teluk Arguni.

Usulan ini menurut Stefanus Taftuar, Ketua Cabang GMNI Kaimana, dipandang sebagai langkah solutif untuk meningkatkan pemerataan pembangunan, mengoptimalkan pelayanan masyarakat, serta memperkuat otonomi daerah di kawasan selatan Papua.

Selain itu, Stefanus juga mengatakan, dalam kongres pihaknya juga gencar mempromosikan potensi pariwisata Teluk Triton, destinasi bahari unggulan yang memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang luar biasa.

Sementara itu, menanggapi dinamika organisasi yang berkembang pesat saat ini, GMNI Kaimana juga mengusulkan pemecahan tiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI di Tanah Papua, yakni: DPD GMNI Papua, DPD GMNI Papua Barat dan DPD GMNI Papua Barat Daya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Tumpahan Material Sirtu di Jalan Umum

“Langkah ini dinilai penting guna memperkuat basis kaderisasi dan mempercepat percepatan pengembangan organisasi sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” ungkap Stefanus.

Hal lain yang juga disuarakan GMNI Kaimana dalam Kongres Bandung adalah terkait isu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan izin perusahaan tambang yang masih berlangsung di Papua. GMNI Kaimana tegaskan pentingnya pembuatan sertifikat komunal untuk masyarakat adat sebagai pemilik wilayah sah.

“Pengakuan hutan adat di Tanah Papua dituntut agar benar-benar diwujudkan agar hak-hak masyarakat adat tidak terabaikan dan terancam oleh masifnya eksploitasi sumber daya alam,” tegasnya.

Lanjut Stafenuas, GMNI Kaimana menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI Periode 2019-2022 atas dedikasi dan komitmennya membangun gerakan nasional yang inklusif dan progresif.

Baca Juga:  Tim Pemekaran Distrik Teluk Arguni Segera Dibentuk

“Secara khusus, penghargaan diberikan kepada Ketua Bidang Organisasi DPP GMNI 2019-2022, Bung Yoel Ulimpa, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam upaya mengkonsolidasikan GMNI di tanah Papua. Peran beliau sangat signifikan dalam memperkuat jaringan dan soliditas organisasi di wilayah ini,” ungkapnya.

GMNI Kaimana berharap agar pelaksanaan agenda kerja DPP berikutnya, seperti Kongres GMNI XXIII, Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS), serta Kaderisasi Tingkat Pusat (KTP) dilakukan di Tanah Papua.

Hal ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan yang lebih luas dari kader-kader di wilayah timur Indonesia dan sebagai bentuk afirmasi perhatian organisasi nasional terhadap pembangunan Papua.

“Dengan berbagai inisiatif tersebut, GMNI Kaimana menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua dan mengedepankan kepentingan kolektif demi kemajuan bangsa,” pungkas Stefanus. |rls|isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

420 Peserta Ramaikan Turnamen Kartu Song dan Domino Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kaimana menggelar turnamen Kartu Song …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *